MAS AL-Hidayah Borong

Nama Madrasah MAS AL-Hidayah Borong
Jenjang MAN
Alamat JL. MANGGIS RT 14,RW 05 Kampung Ende, Kel. KOTA NDORA, Kec. BORONG
Kabupaten/Kota Manggarai Timur
Provinsi NUSA TENGGARA TIMUR
Kategori Madrasah Penegerian (Masyarakat)
Alasan Urgensitas

Latar Belakang[edit]

Pendidikan berperan penting terhadap perkembangan suatu bangsa. Berbagai strategi dilakukan untuk menciptakan sistem pendidikan yang memenuhi tuntutan perkembangan zaman. Sejarah perkembangan dunia pendidikan di Indonesia telah menegaskan bahwa pendidikan madrasah terbukti memberikan andil yang cukup besar bagi terwujudnya upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara melalui penyiapan dan perkembangan sumber daya manusia Indonesia yang kuat dan berkualitas, baik secara fisik, mental maupun spiritual. Keberadaan madrasah telah mengakar kuat di masyarakat dan berkembang bersamaan dengan dinamika perjalanan bangsa.

 

Munculnya Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003 yang secara tegas mengakui eksistensi pendidikan madrasah sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional, telah membuka peluang lebar bagi upaya pengembangan madrasah sebagai lembaga pendidikan yang kompetitif, kapabel dan memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dengan sekolah. Tentu sudah sepatutnya pemerintah memberikan perhatian dan pelayanan yang sama bagi upaya apapun yang mengarah pada tercapainya pengembangan mutu pendidikan di madrasah. Termasuk upaya strategis yang dinilai masih perlu dilakukan adalah program pendirian dan penegerian atau perubahan status madrasah. Menurut Peraturan Menteri Agama Nomor 14 Tahun 2014 tentang pendirian madrasah yang diselenggarakan oleh pemerintah dan penegerian madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat menjelaskan bahwa pendirian madrasah adalah penetapan pendirian kelembagaan madrasah yang diselenggarakan oleh pemerintah, sedangkan  penegerian madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat yang selanjutnya disebut Penegerian Madrasah adalah kegiatan peralihan status Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) dari status yang diselenggarakan oleh masyarakat menjadi status yang diselenggarakan oleh pemerintah.

 

Upaya penegrian Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong ini adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memperoleh hak pendidikan pada madrasah yang berstatus negeri (dikelola pemerintah) yang implikasinya diharapkan berupa biaya pendidikan yang murah, sarana yang memadai serta kualitas pembelajaran yang baik.

Keinginan dan kebutuhan penegrian Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong  adalah salah satu upaya dalam rangka meningkatkan jumlah lembaga pendidikan negeri yang dapat di akses oleh Masyarakat.

Animo masyarakat yang masih tinggi untuk mempercayakan pendidikan putra/putrinya di Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong menjadikan lembaga ini tetap survive meski dengan berbagai keterbatasannya dikarenakan masih berstatus swasta. Namun demikian, Penegrian Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi masyarakat untuk lebih bergairah dalam menuntut ilmu di madrasah,  Penegrian  Madrasah ini juga adalah sebagai upaya meningkatkan minat dan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah, peningkatan  kualitas madrasah secara internal dan eksternal merupakan harapan besar dari warga madrasah dan masyarakat sekitar untuk dapat segera diwujudkan mengingat kebutuhan bagi peserta didik agar mendapatkan pelayanan pendidikan yang lebih baik seiring dengan peningkatan kuantitasnya setiap tahunnya.

 

Bentuk dan Nama Madrasah[edit]

Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong  adalah madrasah formal yang diselenggarakan oleh masyarakat. Pendidikan di madrasah mencakup pendidikan agama dan pendidikan umum. Pendidikan umum mengacu pada kurikulum nasional, pendidikan agama  menekankan pada pendidikan aqidah, akhlak dan ibadah yang dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari, agar terwujudnya madrasah yang BAIK (Beriman dan Berilmu, Amaliyah, Ilmiah dan ber Karakter).

Gambaran dan Tata Ruang Madrasah[edit]

Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong sangat menjamin keamanan warga madrasah dari terjadinya ancaman bahaya dan kecelakaan. Keamanan Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong meliputi lingkungan madrasah yang kondusif (gedung madrasah, kelas, peralatan dan halaman) serta warga sekitar madrasah yang harmonis. Warga Madrasah Aliyah Al Hiadayah Borong sebisa mungkin selalu berusaha menciptakan keamanan dan menjaga madrasah dari segala kemungkinan buruk yang akan terjadi kepada fisik maupun psikis warga madrasah walaupun tidak terbentuk tim keamanan madrasah.

Keamanan Madrasah Aliyah Al Hiadayah Borong dilihat dari struktur bangunannya yang kuat dan kokoh, jauh dari kemungkinan terjadinya insiden kecelakaan akibat bangunan rusak seperti benda-benda yang jatuh, termasuk bahan-bahan berbahaya baik didalam maupun diluar bangunan. Sarana dan prasarana yang baik akan mampu melindungi warga madrasah dan lingkungan sekitarnya dari bahaya bencana. Desain ruang madrasah memudahkan untuk mengevakuasi orang dalam keadaan darurat secara aman dari dalam  bangunan ketempat yang lebih aman.

Tata ruang Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong yang teridiri dari 5 ruang kelas, 1 ruang kepala madrasah, 1 ruang guru, 1 ruang UKS, 1 ruang OSIM, 1 ruang perpustakaan, 1 laboratorium komputer, 1 laboratorium  IPA dan 3 unit toilet. Penataan bangunan yang menbetuk huruf U dengan lapangan upacara di Tengah dan meghadap ke jalan utama membuat sirkulasi dan pergerakan warga masdrasah menjadi lebih baik dan nyaman. Interaksi dan aktifitas siswa dapat terpantau dengan baik. Lokasi madrasah yang beradap pada kawasan pemukiman kepadatan sedang dengan bangkitan lalu lintas pada jalan-jalan disekitar madrasah yang masih rendah mendukung terlaksananya aktifitas belajar mengajar yang kondusif.  

Layout tata ruang Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong dapat dilihat pada gambar berikut:

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dari persektif ruang yang lebih luas, keberadaan Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong di Kota Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur merupakan bagian dari upaya untuk menyediakan infrastruktur pelayanan dasar bagi warga Kota Borong. Sebagai sebuah kota yang baru berkembang dengan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi masih sangat membutuhkan infrastruktur pelayanan dasar seperti fasilitas pendidikan ini. Terdapat beberapa lembaga pendidikan setingkat SMA/MA yang berada disekitar  Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong dengan sebaran seperti pada gambar berikut.

 

 

Gambaran Kondisi Geografis dan Demografis[edit]

Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong memiliki dua lokasi. Lokasi 1 (satu) merupakan lokasi eksisting Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong terletak di Jalan Manggis RT/RW 14/05 Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Secara geografis lokasi tersebut berada pada koordinat -8.8224510750841, 120.6129498639016. Lokasi 2 (dua) merupakan lokasi rencana pengembangan Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong yang terletak di jalan Muhammad Hatta, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong. Secara geografis lokasi lokasi 2 (dua) tersebut berada pada koordinat -8.816793328367286, 120.60974749170019. Kedua lokasi tersebut berada pada kawasan dengan topografi datar dengan ketinggian rata-rata dari permukaan laut 5-10 mdpl sehingga memudahkan dalam penataan maupun saat pembangunan gedung madrasah. Secara eksisiting penggunaan lahan pada kawasan disekitar lokasi Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong merupakan kawasan permukiman kepadatan rendah dan sedang serta Kawasan perkebunan/pertanian lahan kering.

 

 

Secara demografi penduduk suatu daerah dapat didefinisikan sebagai kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu dan merupakan salah faktor penting bagi perkembangan suatu daerah, sehingga dikenal juga sebagai sumber daya manusia. Komposisi penduduk di Kota Borong dapat dilihat pada table berikut:

 

Tabel : Jumlah Penduduk di Kawasan Perkotaan Borong Tahun 2022

No

Desa/Kelurahan

Jumlah KK

Jumlah Penduduk

Jumlah Penduduk Beragama Islam

1

Nanga Labang

881

3227

436

2

Golo Kantar

397

1903

5

3

Bangka Kantar

511

2378

5

4

Rana Loba

1475

3928

1860

5

Satar Peot

837

4917

2355

6

Kota Ndora

1185

5539

35

7

Gurung Liwut

1029

3665

 

 

 

Dengan melihat pada data jumlah keluarga, jumlah penduduk dan jumlah penduduk beragama islam yang berada di Kota Borong maka kebutuhan akan fasilitas pendidikan masi sangat diperlukan dengan memperhatikan rasio ketersediaan fasilitas pendidikan per satuan penduduk. Keberadaan MAS Al Hidayah Borong diharapkan dapat memberikan altertatif pilihan fasilitas pendidikan secara khusus bagi Masyarakat Kota Borong maupuan secara umum bagi masyarakat Kabupaten Manggarai Timur dan sekitarnya.

Pada sektor ekonomi, struktur ekonomi Kota Borong dapat menggambarkan struktur perekonomian secara keseluruhan di Kecamatan Borong. Secara regional struktur perekonomian Kabupaten Manggarai Timur mempunyai ciri perekonomian yang masih bertumpu pada sektor-sektor primer. Sekitar 62 persen nilai tambah perekonomian Manggarai Timur dihasilkan oleh sektor primer. Sektor pertanian masih memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian dengan menyumbang peranan 60 persen. Besarnya peranan sektor pertanian disebabkan oleh tersedianya sumber daya alam yakni lahan pertanian, perkebunan dan perairan yang cukup luas.  Selain itu masih cukup besarnya minat tenaga kerja di Manggarai Timur untuk bekerja di sektor pertanian yang disebabkan oleh terbatasnya tingkat ketrampilan sebagian besar tenaga kerja yang ada di kabupaten ini. Sehingga sektor pertanian menjadi sektor andalan di semua kecamatan yang ada di Manggarai Timur termasuk di Kecamatan Borong. Tergambar bahwa sektor primer dominan di Kota Borong sekitar 49,78%, sekunder 11,54% dan tersier 38,68%.

Gambaran Analisis SWOT[edit]

Analisis Madrasah SWOT merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis kondisi sebuah madrasah atau sekolah dalam menghadapi perubahan lingkungan. SWOT sendiri merupakan singkatan dari Strengths (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats (Ancaman). Berikut merupakan analisis SWOT Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong:

  1. Strength
    • Kurikulum madrasah yang sesuai dengan ajaran agama Islam, yang menjadikan madrasah unggul dalam memberikan pendidikan Islam yang berkualitas.
      Kurikulum yang dilaksanakan di Madrasah didesain secara khusus untuk mengintegrasikan ajaran agama Islam dalam setiap mata pelajaran. Hal ini membuat madrasah ini memiliki kekuatan dalam menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang baik.
    • Tenaga pendidik yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya.

Madrasah memiliki tenaga pendidik yang memiliki kemampuan dan kompetensi dalam mengajar dan mendidik siswa sesuai dengan ajaran agama Islam. Tenaga pendidik tersebut juga terus mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

  • Lingkungan madrasah yang kondusif untuk belajar dan beribadah. Madrasah menyediakan lingkungan yang mendukung para siswa dalam proses belajar dan beribadah. Ruang kelas, perpustakaan, dan masjid yang berada tepat di depan madrasah, sehingga menciptakan suasana yang nyaman bagi siswa.
  • Adanya program pengembangan kepribadian siswa. Madrasah memiliki program pengembangan kepribadian siswa yang bertujuan untuk membentuk generasi muslim yang memiliki karakter mulia. Program-program tersebut meliputi kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan kepemimpinan siswa, dan pemberian pengarahan tentang moral dan etika.
  • Dukungan aktif dari komite sekolah dan orang tua siwa. Madrasahmendapatkan dukungan yang aktif dari komite sekolah dan orang tua siswa. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan madrasah dan memberikan kontribusi dalam penyediaan fasilitas dan sumber daya yang dibutuhkan.
  • Adanya program beasiswa untuk siswa berprestasi, siswa yatim piatu dan siswa tidak mampu. Madrasah memiliki program beasiswa yang diberikan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik yang unggul, siswa tidak mampu sera siswa yatim piatu sehingga Program ini memberikan motivasi bagi siswa untuk terus berusaha dan meningkatkan prestasinya.
  • Lokasi madrasah yang beradap pada kawasan pemukiman kepadatan sedang dengan bangkitan lalu lintas pada jalan-jalan disekitar madrasah yang masih rendah mendukung terlaksananya aktifitas belajar mengajar yang kondusif.
  1. Weakness
  • Kurangnya fasilitas laboratorium untuk kegiatan praktikum. Madrasah  belum memiliki fasilitas laboratorium yang memadai untuk kegiatan praktikum dalam beberapa mata pelajaran. Hal ini membuat siswa kesulitan untuk memahami konsep-konsep yang harus dipraktikkan secara langsung.
  • Keterbatasan dana untuk pengembangan kurikulum dan fasilitas. Madrasah  menghadapi keterbatasan dana untuk pengembangan kurikulum dan fasilitas. Sehingga, beberapa kebutuhan pembelajaran dan kegiatan lainnya terbatas atau tidak dapat terpenuhi sepenuhnya.
  • Guru yang kurang memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologi. Beberapa guru di madrasah ini masih kurang memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologi dalam pengajaran dan pembelajaran. Hal ini membuat proses pembelajaran tidak optimal dan kurang menarik bagi siswa.
  • Kurangnya pengembangan keterampilan non-akademik siswa. Madrasah ini masih belum cukup fokus dalam mengembangkan keterampilan non-akademik siswa, seperti keterampilan komunikasi, keterampilan kepemimpinan, dan keterampilan lainnya yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

.

  1. Opportunity
  • Adanya program pemerintah yang mendukung pengembangan madrasah. Pemerintah memberikan dukungan dalam bentuk program dan bantuan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan madrasa, seperti program pembangunan infrastruktur dan Program PIP untuk siswa.
  • Perkembangan teknologi informasi yang dapat mendukung proses pembelajaran.
    Perkembangan teknologi informasi membuka peluang untuk memperluas jangkauan pembelajaran melalui metode pembelajaran online atau digital. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah ini.
  • Meningkatnya kesadaran Masyarakat akan pentingnya Pendidikan  agama.  kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan agama dapat menjadi peluang untuk meningkatkan jumlah siswa yang mendaftar di madrasah ini. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan ekspansi madrasah.
  • Adanya kesempatan untuk mengintegrasikan program Pendidikan nasional dengan nilai-nilai Islam. Madrasah memiliki kesempatan untuk mengintegrasikan program pendidikan nasional dengan nilai-nilai Islam. Hal ini meliputi pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan ajaran agama Islam dengan mata pelajaran umum.
  • Meningkatnya minat Masyarakat pada Pendidikan berbasis agama. Meningkatnya minat masyarakat pada pendidikan berbasis agama memberikan peluang bagi madrasah ini untuk meningkatkan jumlah pendaftar dan memperluas jangkauan madrasah ini.
  • Adanya peluang untuk mengadakan kegiatan-kegiatan pengembangan diri siswa.
    Madrasah memiliki peluang untuk mengadakan kegiatan pengembangan diri siswa di luar jam pelajaran, seperti seminar, pelatihan, dan kegiatan sosial. Hal ini dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih luas bagi siswa.
  1. Threats
  • Persaingan dengan madrasah atau sekolah-sekolah lain di sekitar. Keberadaan madrasah atau sekolah-sekolah lain di sekitar madrasah ini menjadi ancaman dalam hal perebutan calon siswa. Madrasah ini perlu mengembangkan strategi pemasaran yang baik untuk meningkatkan jumlah pendaftar.
  • Perubahan kebijakan pemerintah terkait Pendidikan. Perubahan kebijakan pemerintah terkait pendidikan dapat berdampak pada perubahan kurikulum atau syarat-syarat penerimaan siswa. Hal ini akan berdampak pada pengelolaan madrasah ini dan perlu penyesuaian yang cepat dan efektif.
  •  Perkembangan teknologi yang cepat dan terus berubah. Perkembangan teknologi yang cepat dan terus berubah dapat menjadi ancaman dalam hal tertinggalnya madrasah ini dalam pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Madrasah ini perlu mengikuti perkembangan teknologi untuk tetap relevan dalam memberikan pendidikan yang terbaik.
  • Minimnya dukungan dari Masyarakat sekitar. Madrasah menghadapi minimnya dukungan dari masyarakat sekitar dalam bentuk sumbangan atau partisipasi dalam kegiatan madrasah. Hal ini mempengaruhi pengelolaan madrasah ini dan perlu adanya upaya untuk meningkatkan dukungan dari masyarakat.

Gambaran Ekologis Madrasah[edit]

Keberadaan Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong dalam perspektif ekologis Madrasah Aliyah Al hidayah Borong di bangun dengan memperhatikan ekosistem lingkungan sekitar agar tidak terjadi interaksi konstruktif dan saling mempengaruhi demi kebaikan satu sama lain. Pendirian  Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong tidak menajadi gangguan fungsi satu atau beberapa unsur dalam system yang akan memberi dampak negative terhadap fungsi sub system yang lain. Madrasah Aliyah Al hidayah Borong dan alam sekitar sebagai suatu system yang membentuk suatu jaringan kehidupan. Posisi Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong tidak mengabaikan peran makhluk lainnya, juga tidak memandang madrasah Aliyah Al Hidayah Borong berada di luar system, tetapi bagian dari suatu ekosistem. Keserasian hubungan antara madrasah dan lingkungannya dipelihara untuk mempertahankan system ekologis.

Gambaran Prospek Potensi Siswa[edit]

Sumber pendaftar atau calon peserta didik yang menjadi harapan untuk masuk dan diterima di Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong tentunya adalah lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Negeri dan Swasta yang berada khususnya di wilayah Kecamatan Borong maupun secara umum bagi masyarakat Kabupaten Manggarai Timur dan sekitarnya. Keberadaan MAS Al Hidayah Borong diharapkan dapat memberikan altertatif pilihan fasilitas pendidikan secara khusus bagi Masyarakat Kota Borong maupuan secara umum bagi masyarakat Kabupaten Manggarai Timur dan sekitarnya.

Berikut ini  data SMP dan MTs yang berada terdekat dengan Madrasah aliyah Al Hidayah Borong adalah sebagai berikut:

 

No

Nama Madrasah/Sekolah

Jumlah siswa MTs/SMP

1

MTsN 2 Manggarai Timur

160

2

SMPN 1 Borong

50

3

SMPN 13 Borong

20

4

SMP Swasta 5 Jaya Borong

20

5

SMPN 16 Borong

10

 

Dari jumlah tersebut diatas dapat diasumsikan bahwa sebagian besar jumlah SMP  dan MTs sudah berada dekat dengan lokasi madrasah Aliyah Al Hidayah Borong mempunyai peluang yang cukup besar untuk merekrut peserta didik. Dan hendaknya hal ini juga dapat di sambut dan direspon  positif oleh pihak kementerian agama agar potensi peserta didik yang cukup baik ini dapat ditampung atau diterima di madrasah mengingat kepercayaan orang tua pada saat ini cukup tinggi untuk menyerahkan anak-anaknya menuntut ilmu di madrasah jangan sampai orang tua atau wali kecewa dengan harapan-harapan yang pada akhirnya nanti tidak bisa diwujudkan oleh madrasah. 

Pada awalnya untuk mendapatkan peserta didik sebagaimana layaknya sekolah atau madrasah swasta yang sangat berjibaku keras dalam merekrut lulusan SMP atau MTs yang ada, maka dilakukan pendekatan-pendekatan dan strategi agar peserta didik tertarik dan mau melanjutkan ke Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong.  Namun  seiring dengan waktu dan adanya penilaian masyarakat tentang banyaknya peningkatan pelayanan yang ada pada Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong.

Dari sekian banyak lulusan yang ada di lingkungan Kecamatan Borong, merupakan suatu Potensi besar untuk anak dapat masuk menjadi siswa-siswi di Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong. 

Gambaran Kebutuhan Masyarakat akan Lulusan[edit]

Dalam era global ini fungsi pembelajaran lebih penting dalam menigkatkan penguasaan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan ilmu agama dibandingkan dengan hasil tekhnologi. Untuk itu dibutuhkan pembelajaran yang professional dalam bidangnya. Peningkatan dan pengembangan kemampuan profesional menurut Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah meliputi berbagai aspek antara lain kemampuan menggunakan metode dan sarana dalam proses belajar mengajar, melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar, kemampuan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, disiplin dan komitmen pembelajaranan terhadap tugas. Terdapatnya penjabaran pelajaran agama seperti Akidah Akhlak, Fikih, Al – Quran Hadits dan SKI menjadi peningkatan ilmu agama dan menjadi penyeimbang yang membantu kita dalam menyaring perkembangan teknologi yang ada, memanfaatkan hal yang positif dan mengenyampingkan hal negatif dari teknologi tersebut serta dapat berkecimpung di tengah masyarakat terutama dalam bidang keagamaan. Itulah hasil yang diharapkan dari pendidikan agama yang dimulai sejak usia dini.

 

Penutup (dan harapan)[edit]

Dilihat dari beberapa aspek tersebut diatas, Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong dianggap layak untuk dialih statuskan, karena melihat kondisi lokasi yang strategis, keberadaan madrasah sudah cukup lama, merupakan madrasah perintis di Kecamatan Borong yang merupakan ibu kota kabupaten Manggarai Timur, juga sebagai jawaban atas kebutuhan Masyarakat. Beberapa hal yang meningkatkan perkembangan Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong adalah citra positif Masyarakat terhadap madrasah, peningkatan prestasi madrasah secara akademik dan non akademik, dan harapan Masyarakat terhadap lulusan madrasah.

Upaya Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong kedepannya bisa melahirkan generasi-generasi berkualitas, generasi yang siap dipakai dimanapun dan kapanpun. Oleh sebab itu, besar harapan kami jika Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong bisa dialih statuskan dari swasta ke negeri untuk lebih meningkatkan kualitas/mutu Pendidikan kedepan yang tentunya sesuai dengan perkembangan zaman.

Atas segala perhatian, bantuan dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

                                                                                  

Manggarai Timur, 16 Oktober 2023

Pelaksanaan Kurikulum[edit]

Kurikulum MAS Al Hidayah Borong disusun dengan berpedoman pada Peraturan Menteri  Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 61 tahun 2014, Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6982 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Madrasah Aliyah, dan aturan lain yang relevan pada tingkat daerah dan pada tingkat satuan pendidikan.

Pengembangan Kurikulum MAS Al Hidayah Borong juga mempertimbangkan segala sumber daya yang madrasah miliki untuk mewujudkan keunggulan madrasah yang berporos pada usaha mewujudkan visi dan misi. Poros utama pertimbangan adalah bagaimana merumuskan mutu lulusan yang madrasah harapkan yang dikembangkan dalam bentuk indikator mutu lulusan sebagai basis bagi pengembangan standar yang lainnya.

 

 

 

 

 

A. Latar Belakang

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 mengamanatkan bahwa penyusunan Dokumen Kurikulum jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu pada Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian Pendidikan dengan berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

MAS Al Hidayah Borong sebagai satuan pendidikan menengah atas di lingkungan Departemen Agama perlu menyusun Kurikulum MAS Al Hidayah Borong Tahun Pelajaran 2022/2023 yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Penyusunan Kurikulum Plus MAS Al Hidayah Borong Tahun Pelajaran 2022/2023 dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas : Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian Pendidikan.

Melalui Kurikulum MAS Al Hidayah Borong Tahun Pelajaran 2022/2023 ini diharapkan pelaksanaan program-program pendidikan di MAS Al Hidayah Borong sesuai dengan karakteristik potensi dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, penyusunannya perlu melibatkan seluruh warga madrasah (Kepala, Guru, Karyawan dan Murid) serta pemangku kepentingan lain (Majelis Madrasah, orang tua murid, Lingkungan, Masyarakat dan Lembaga-lembaga lain.)

Memperhatikan kondisi riil MAS Al hidayah Borong yang berada di lingkungan Madrasah maka pengembangan kurikulum juga harus disesuaikan dengan kondisi tersebut. Pengembangan kurikulum MAS Al hidayah Borong tahun pelajaran 2023/2024 mencakup hal-hal sebagai berikut:

  1. Struktur Kurikulum dan Muatan kurikulum yang merupakan pedoman dalam pengembangan kurikulum MAS Al hidayah Borong
  2. Beban belajar bagi peserta didik pada MAS Al hidayah Borong yang didasarkan pada hasil analisis konteks, analisis keunggulan lokal serta potensi dan minat peserta didik;
  3. Kurikulum MAS Al hidayah Borong dikembangkan berdasarkan hasil reviu kurikulum tahun pelajaran 2023/2024, pemanfaatan hasil analisis kondisi riil madrasah, serta analisis peraturan yang berlaku;
  4. Kalender pendidikan MAS Al hidayah Borongdisusun berdasarkan hasil perhitungan minggu efektif untuk tahun pelajaran 2023/2024;
  5. Kurikulum MAS Al hidayah Borong menjadi acuan bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran dengan mengedepankan prinsip pengembangan dan karakteristik kurikulum 2013 dengan penyesuaian terhadap pemanfaatan analisis kondisi riil MAS Al hidayah Borongdan Analisis Kondisi Lingkungan Madrasah.
  1. Landasan Hukum

Pengembangan kurikulum MAS Al hidayah Borong didasarkan pada beberapa regulasi sebagai berikut.

  1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003  tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan  Pemerintah  Nomor 19  Tahun  2005  tentang  Standar Nasional Pendidikan  (Lembaran Negara Republik Indonesia  Tahun  2005  Nomor  41,  Tambahan  Lembaran Negara  Republik  Indonesia  Nomor 4496)  sebagaimana telah diubah  dengan  Peraturan Pemerintah  Nomor  13  Tahun  2015  tentang  Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19  Tahun 2005 tentang  Standar  Nasional  Pendidikan  (Lembaran  Negara Republik  Indonesia  Tahun 2013  Nomor  45,  Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);
  3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 36 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah;
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 61 Tahun 2014 tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
  5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah;
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
  7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2014 tentang Peminatan pada Pendidikan Menengah;
  8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013;
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016  tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah;
  11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah;
  12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah ;
  13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan;
  14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah;
  15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal;
  16. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab Pada Madrasah;
  17. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implemenatsi Kurikulum Pada Madrasah;
  18. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3751 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar pada Madrasah Aliyah;
  19. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5163 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Pengembangan Pembelajaran Pada Madrasah;
  20. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5164 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pada Madrasah;
  21. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6982 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Madrasah Aliyah;
  22. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2491 Tahun 2020 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021;
  23. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020 tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah;
  24. Surat Edaran Nomor B-1368.1/Dj.I/05/2019 tentang Pendidikan Anti Korupsi di Madrasah;
  25. Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Nomor 1328 Tahun 2019 tentang Panduan Umum dan Khusus Program Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM);

 

C. Tujuan Pengembangan Kurikulum

Kurikulum MAS Al hidayah Borong disusun agar madrasah memiliki pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran dan pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.

D. Prinsip dan Acuan Pengembangan Kurikulum

Pengembangan Kurikulum MAS Al Hidayah Borong memperhatikan unsur-unsur sebagai berikut:

  1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan peserta didik dan tuntutan lingkungan.  Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

  1. Beragam dan terpadu

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan ekstar kurikuler secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar subtansi.

  1. Tanggap Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni

Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

  1. Relevan dengan kebutuhan kehidupan

Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia industri. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan sosial, keterampilan akademik dan keterampilan vokasional sangat penting.

  1. Menyeluruh dan berkesinambungan

Subtansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.

  1. Belajar Sepanjang Hayat

Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, non formal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang, serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

  1. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinekka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

VISI, MISI, DAN TUJUAN MADRASAH

 

 Visi, misi dan tujuan merupakan kompas dalam arah kebijakan penyelenggaraan pendidikan di madrasah, oleh karena demikian maka visi, misi dan tujuan tersebut harus disusun secara terintegrasi dan berkelanjutan

 

A.Visi Madrasah

Visi dari Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong adalah: Terwujudnya Madrasah Yang BAIK (BERIMAN dan BERILMU, AMALIYAH, ILMIAH dan ber KARAKTER)

         Indikator-Indikator Visi:

  1. Menjadikan ajaran-ajaran dan nilai-nilai Islam sebagai pandangan hidup, sikap hidup dan keterampilan hidup dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Memiliki daya saing dalam prestasi akademik maupun non akademik
  3. Memiliki daya saing dalam memasuki pendidikan  lanjut (Pendidikan Tinggi)
  4. Memiliki daya saing dalam prestasi olimpiade matematika, IPA, KIR pada tingkat lokal,  regional maupun nasional
  5. Memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.
  6. Memiliki kemandirian, kemampuan beradaptasi dan survive di lingkungannya.
  7. Memiliki lingkungan Madrasah yang nyaman dan kondusif untuk belajar.

 

 

  1. Misi Madrasah

Untuk mencapai visi madrasah tersebut, misi dari penyelenggaraan pendidikan di Madrasah Aliyah adalah sebagai berikut:

  1. Menumbuh kembangkan sikap dan amaliah keagamaan Islam dalam kehidupan sehari-hari;
  2. Aplikasi nilai-nilai Ajaran Islam dalam setiap aktivitas madrasah;
  3. Mewujudkan siswa yang memiliki karakter yang tangguh untuk menghadapi persaingan global;
  4. Menumbuhkan dan meningkatkan minat baca dan tulis;
  5. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif, sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki;
  6. Meningkatkan pencapaian prestasi akademik dan non akademik
  7. Mengembangkan kemampuan berbahasa arab dan berbahasa inggris untuk siswa
  8. Meningkatkan sarana prasarana untuk meningkatkan pencapaian prestasi akademik dan non akademik
  9. Memberdayakan lingkungan madrasah sebagai sumber belajar
  10. Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh staekholder madrasah dan komite madrasah
  11. Membangun citra madrasah sebagai mitra terpercaya masyarakat
  12. Menciptakan lingkungan madrasah yang aman, sehat, bersih dan indah

 

  1. Tujuan Madrasah

Tujuan yang diharapkan dari penyelenggaraan pendidikan di Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong adalah:

  1. Lulusan Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong dapat melaksanakan nilai-nilai ajaran Islam secara komperehensif, mempelajari, memahami, dan mengaplikasikan kandungan Al Qur’an dan Sunnah dan mempunyai dasar-dasar keimanan, amal saleh dan akhlakul karimah, dan berkarakter tangguh untuk menghadapi tantangan globalisasi.
  2. Memiliki keterampilan hidup (life skill) yang memadai
  3. Lulusannya mempunyai dasar-dasar keilmuan secara optimal, memiliki jiwa entrepreneurship sehingga mampu memecahkan masalah dan mempunyai kepekaan sosial
  4. Terjadi peningkatan prestasi akademik dan non akademik serta mampu berkompetisi secara terbuka.
  5. Siswa dapat berkomunikasi dalam bahasa nasional, bahasa inggris dan bahasa Arab baik secara aktif maupun pasif
  6. Menerapkan manajemen madrasah yang dinamis, transparan, akuntabilitas sehingga madrasah menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk keberlangsungan pendidikan generasi Islam.
  7. Terjalinnya kerja sama yang harmonis antara lembaga dan seluruh pemangku kepentingan yang ada di lingkungan madrasah
  8. Terjadi peningkatan kepedulian dan kesadaran warga madrasah terhadap keamanan, kebersihan dan keindahan lingkungan madrasah

 

  1. Rencana Strategis Madrasah

Dengan mempertimbangkan kondisi, potensi dan permasalahan yang ada, dan sejalan dengan Visi dan Misi serta tujuan jangka panjang madrasah yang telah ditetapkan, maka MAS Al Hidayah Borong menetapkan sasaran strategis yang hendak dicapai dalan periode 2021-2025 menurut 8 (delapan) standar nasional pendidikan yaitu peningkatan Standar Isi, peningkatan Standar Proses, peningkatan Standar Kompetensi Lulusan, peningkatan Standar Pendidik dan Tenaga Pendidikan, peningkatan Standar Sarana dan Prasarana, peningkatan Standar Pengelolaan, peningkatan Standar Pembiayaan dan peningkatan standar Penilaian Pendidikan.

 

Ada pun secara rinci, Rencana Strategis Yang Telah disusun dan ditetapkan pada MAS Al Hidayah Borong dan disahkan dalam RKM adalah, sebagai berikut :

  1. peningkatan Standar Isi
    1. tersedianya dokumen K-13 untuk seluruh mata pelajaran
    2. K-13 sudah sesuai dan relevan
    3. Guru mampu menyusun silabus madrasah sesuai dengan standar isi
    4. Guru paham dan mampu membuat PTK
    5. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru
    6. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan siswa
    7. Pembelian buku sebagai literatur tambahan
    8. Perpustakaan yang representatif
    9. Guru paham tentang kecakapan hidup
    10. Sekolah menyediakan kebutuha pengembangan pribadi peserta didik

 

  1. peningkatan Standar Proses
    1. silabus sudah sesuai/ relevan dengan standar
    2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik
    3. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat
    4. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi peserta didik
    5. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan

 

  1. peningkatan Standar Kompetensi Lulusan
    1. peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan
    2. peserta didik dapat mengembangkan potensi diri mereka sebagai anggota masyarakat

 

  1. peningkatan Standar Pendidik dan Tenaga Pendidikan
    1. pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai
    2. kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai
    3. kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai

 

  1. peningkatan Standar Sarana dan Prasarana
    1. sarana sekolah belum memadai
    2. sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

 

  1. peningkatan Standar Pengelolaan
  1. kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak
  2. rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan
  3. rencana pengambangan sekolah/ rencana kerja sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar
  4. pengumpulan dan penggunaan data yang handal serta valid
  5. pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan
  6. mencyaratkan mengambil bagian dalam kehidupan sekolah

 

  1. peningkatan Standar Pembiayaan
  1. Sekolah merencanakan keuangan sesuai standar
  2. Upaya sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya

 

  1. peningkatan standar Penilaian Pendidikan
  1. system yang tersedia untuk memberikan penilaian bagi peserta didik baik dalam bidang akademik mau pun non akademik
  2. penilaian berdampak pada proses belajar mengajar
  3. orang tua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka

 

 

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

  1. Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum adalah pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum.

Struktur kurikulum MAS Al Hidayah Borong meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya sesuai dengan Kompetensi Inti dan kompetensi dasar yang ditetapkan pemerintah secara nasional. Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab sesuai dengan KMA nomor 184 tahun 2020 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah (KI dan KD terlampir). Sedangkan mata pelajaran umum sesuai dengan Permendikbud nomor 37 tahun 2018 tentang tentang KI dan KD Kurikulum 2013 Jenjang Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah. (KI dan KD Terlampir).

Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong Tonjongsari pada Tahun Pelajaran 2022/2023 menggunakan Kombinasi Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 sepenuhnya diterapkan kelas X (sepuluh) dan kelas XI (sebelas) dan Kelas XII (Dua Belas) sebagaimana Surat Keputusan Dirjen Pendis Nomor 5114 Tahun 2014 tentang Penetapan Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pejalaran 2023/2024.

 

  1. Muatan Kurikulum

Muatan Kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada MAS Al Hidayah Borong Selain itu, materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.

  1. Mata Pelajaran dan Alokasi Waktu

 

 

Tabel Nomor : 3.1

Struktur Kurikulum MAS Al Hidayan Borong

Tahun Pelajaran 2023/2024

Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA)

Mata Pelajaran

Alokasi Waktu

Perpekan

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

KELOMPOK A (UMUM)

 

 

 

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

 

 

 

a. Al Qur’an Hadis

2

2

2

b. Akidah Akhlak

2

2

2

c. Fikih

2

2

2

d. Sejarah Kebudayaan Islam

2

2

2

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

2

2

2

3.

Bahasa Indonesia

4

4

4

4.

Bahasa Arab

4

2

2

5.

Matematika

4

4

4

6.

Sejarah Indonesia

2

2

2

7.

Bahasa Inggris

3

3

3

KELOMPOK B (UMUM)

 

 

 

1.

Seni Budaya

2

2

2

2.

Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan

2

2

2

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

2

2

2

4.

Muatan Lokal

 

 

 

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

 

 

 

1

Matematika

3

4

4

2

Biologi

3

4

4

3

Fisika

3

4

4

4

Kimia

3

4

4

Mata pelajaran Pilihan

 

 

 

 Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan/atau

 Pendalaman Minat dan/atau Informatika

6

4

4

Jumlah

51

51

51

 

 

 

 

Peminatan Ilmu Ilmu Sosial(IIS)

 

Mata Pelajaran

Alokasi Waktu

Perpekan

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

KELOMPOK A (UMUM)

 

 

 

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

 

 

 

a. Al Qur’an Hadis

2

2

2

b. Akidah Akhlak

2

2

2

c. Fikih

2

2

2

d. Sejarah Kebudayaan Islam

2

2

2

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

2

2

2

3.

Bahasa Indonesia

4

4

4

4.

Bahasa Arab

4

2

2

5.

Matematika

4

4

4

6.

Sejarah Indonesia

2

2

2

7.

Bahasa Inggris

3

3

3

KELOMPOK B (UMUM)

 

 

 

1.

Seni Budaya

2

2

2

2.

Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan

2

2

2

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

2

2

2

4.

Muatan Lokal

 

 

 

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

 

 

 

1

Geografi

3

4

4

2

Sejarah

3

4

4

3

Sosiologi

3

4

4

4

Ekonomi

3

4

4

Mata pelajaran Pilihan

 

 

 

 Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan/atau

 Pendalaman Minat dan/atau Informatika

6

4

4

Jumlah

51

51

51

 

 

Keterangan :

 

  1. Mata pelajaran kelompok A merupakan kelompok mata pelajaran yang memuat dan acuannya di kembangkan oleh pusat.
  2. Mata Pelajaran kelompok B merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan muatan/konten lokal
  3. Mata pelajaran kelompok B dapat berupa mata muatan lokal yang berdiri sendiri.
  4. Satu jam pelajaran di bebankan belajar tatap muka adalah 45’ ( empat puluh lima menit)
  5. Mata Pelajaran jesmani, Olaraga dan Kesehatan dapat memuat konten lokal
  6. Muatan lokal dapat memuat bahasa daerah dan/atau keariffan lokal atau mata pelajaran lain ang menjadin kekhasan/keunggulan madrasah terdiri atas maksimal 3 (tiga) mata pelajaran dengan jumlah maksimal 6 (enam) jam Pelajaran.

 

  1. Muatan Lokal

Mata pelajaran muatan local merupakan mata pelajaran kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan cirikhas madrasah dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah Nusa Tenggara Timur. Muatan lokal dapat di kembang sesuai dengan Visi, Misi dan Tujuan Madrasah untuk semua komponen pendidikan dan kependidikan, yang materinya tidak dapat dikelompokan kedalam mata pelajaran yang digunakan di Madrasah Aliyah.

Mengingat materi muatan local merupakan mata pelajaran kurikuler di madrasah aliyah maka penyusunan kurikulumnya dimulai pada pembuatan standar kompetensi, kompetensi dasar dan selanjutnya di kembangkan kedalam perangkat (Silabus dan RPP). Untuk itu perlu lingkungan dan masyarakat. Adapun cakupan materi yang dikelompokan dalam muatan locaL

  1. Pengaturan Beban Belajar
  1. Di MAS Al Hidayah Borong beban belajar menggunakan sistem Paket. Khusus untuk kelas X, XI dan XII, paket tesebut adalah sebagaimana tabel berikut:
  2. Alokasi waktu untuk Penugasan Terstruktur (PT) dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) maksimal 80 % dari waktu kegiatan tatap muka per minggu mata pelajaran yang bersangkutan.
  1. Alokasi waktu untuk tatap muka setiap jam pelajaran 45 menit.
  2. Jumlah jam pelajaran perminggu adalah sebagai berikut:
  1. Kelas X     : 51 jam pelajaran;
  2. Kelas XI    : 51 jam pelajaran; dan
  3. Kelas XII   : 51 jam pelajaran

Adapun pengaturan beban belajar di Madrasah Aliyah Al-Hidayah Borong adalah sebagai berikut :

 

BEBAN BELAJAR

SATUAN PENDIDIKAN

KELAS

SATU JAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA

(MENIT)

JUMLAH JAM PEMBEL. PER MINGGU

MINGGU EFEKTIF PER TAHUN PELAJARAN

WAKTU PEMBELAJARAN PER TAHUN

JUMLAH JAM

PER TAHUN

(@ 60 MENIT)

MA AL-HIDAYAH BORONG

 

X

 

XI

 

XII

 

45

 

45

 

45

 

51

 

51

 

51

 

38

 

38

 

38

 

Kelas :

X   . 2295

XI  . 2295

XII . 2295

Jam Pembelajaran

 

Kelas :

X     87.210

XI  . 87.210

XII . 87.210

       Menit

 

Kelas :

X   . 1454

XI  . 1454

XII.  1454

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Peminatan
  1. Peminatan MIPA
  1. Matematika
  2. Biologi
  3. Ffisika
  4. Kimia
  1. Peminatan IPS
    1.   Geografi
    2. Sejarah
    3. Sosiologi
    4. Ekonomi

 

  1. Mata Pelajaran Pilihan dan Pendalaman

                        Pilihan Lintas Minat dan/ atau Pendalaman Minat

  1. Ketuntasan Belajar

Tujuan pembelajaran adalah terwujudnya kompetensi dasar pada diri peserta didik. Untuk mengetahui ketercapaian Kompetensi Dasar (KD), guru merumuskan sejumlah indikator sebagai acuan penilaian. Pada saat yang sama MAS Al Hidayah Borong juga menentukan ketuntasan belajar atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk memutuskan seorang peserta didik sudah tuntas atau belum tuntas.

  1. Ketuntasan Belajar

Ketuntasan Belajar terdiri atas ketuntasan penguasaan substansi secara teori dan praktik dan ketuntasan belajar dalam konteks kurun waktu belajar. Ketuntasan penguasaan substansi yaitu ketuntasan belajar pada KD yang merupakan tingkat penguasaan peserta didik atas KD tertentu pada tingkat penguasaan minimal atau di atasnya. Sedangkan ketuntasan belajar dalam konteks kurun waktu belajar terdiri atas ketuntasan dalam setiap semester, setiap tahun atau pada suatu tingkat satuan pendidikan.

Ketuntasan Belajar dalam satu semester adalah keberhasilan peserta didik menguasai kompetensi dari sejumlah mata pelajaran yang diikutinya dalam satu semester. Ketuntasan Belajar dalam setiap tahun adalah keberhasilan peserta didik pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran. Ketuntasan dalam tingkat satuan pendidikan adalah keberhasilan peserta didik menguasai kompetensi seluruh mata pelajaran pada MAS Al Hidayah Borong untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Nilai ketuntasan kompetensi sikap dituangkan dalam bentuk predikat, yakni predikat Sangat Baik (A), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (D). Ketuntasan belajar untuk sikap ditetapkan dengan predikat minimal Baik (B).

Nilai ketuntasan kompetensi pengetahuan dan keterampilan dituangkan dalam bentuk angka dengan rentang nilai 0 (nol) -100 (seratus). Penentuan substansi materi dan waktu yang diperlukan untuk mencapai ketuntasan belajar ditentukan oleh guru dan V dengan mengacu pada perkembangan kompetensi peserta didik dan ketentuan yang berlaku.

  1. Kriteria Ketuntasan Minimal

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ditentukan oleh MA MAS Al Hidayah Borong mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan. KKM dirumuskan dengan memperhatikan 3 (tiga) aspek, yaitu kompleksitas materi/kompetensi, intake (kualitas peserta didik), serta daya dukung satuan pendidikan.

Aspek kompleksitas materi/kompetensi yaitu memperhatikan kompleksitas KD dengan yang terdapat pada KD tersebut dan dari pengalaman guru dalam membelajarkan KD tersebut pada waktu sebelumnya. Semakin tinggi aspek kompleksitas materi/kompetensi, semakin menantang guru untuk meningkatkan kompetensinya.

Aspek daya dukung antara lain memperhatikan ketersediaan guru, kesesuaian latar belakang pendidikan guru dengan mata pelajaran yang diampu, kompetensi guru, rasio jumlah peserta didik dalam satu kelas, sarana prasarana pembelajaran, dukungan dana, dan kebijakan madrasah. Semakin tinggi aspek daya dukung, semakin tinggi pula nilainya.

Aspek intake yaitu memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentifikasi antara lain berdasarkan hasil ujian nasional pada jenjang pendidikan sebelumnya, hasil tes awal yang dilakukan oleh madrasah, atau nilai rapor sebelumnya. Semakin tinggi aspek intake, semakin tinggi pula nilainya.

Secara teknis prosedur penentuan KKM pada MA MAS Al Hidayah Borong adalah (1) Menetapkan KKM per KD, (2) Menetapkan KKM mata pelajaran, (3) Menetapkan KKM tingkatan kelas pada satuan pendidikan.

Untuk menentukan KKM per KD, MA MAS Al Hidayah Borong menggunakan skala penilaian yang disepakati oleh guru mata pelajaran sebagaimana pada table berikut.

Tabel 3.4 Skala Penilaian Penentuan KKM

Aspek yang dianalisis

Kriteria dan Skala Penilaian

(dalam Rentang 0-100)

Kompleksitas

Tinggi

< 60

Sedang

61 - 80

Rendah         81 - 100

Daya Dukung

Rendah         81 - 100

Sedang

61 - 80

Tinggi

< 60

Intake

Rendah         81 - 100

Sedang

61 - 80

Tinggi

< 60

 

 

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Hasil Belajar

Tahun Pelajaran 2023/2024

Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA)

 

Mata Pelajaran

KKM

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

KELOMPOK A (UMUM)

I

II

I

II

I

II

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

 

 

 

 

 

 

a. Al Qur’an Hadis

68

68

70

70

72

72

b. Akidah Akhlak

68

68

70

70

72

72

c. Fikih

68

68

70

70

72

72

d. Sejarah Kebudayaan Islam

68

68

70

70

72

72

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

68

68

70

70

72

72

3.

Bahasa Indonesia

68

68

70

70

72

72

4.

Bahasa Arab

68

68

70

70

72

72

5.

Matematika

65

65

68

68

70

70

6.

Sejarah Indonesia

68

68

70

70

72

72

7.

Bahasa Inggris

68

68

70

70

72

72

KELOMPOK B (UMUM)

 

 

 

 

 

 

1.

Seni Budaya

68

68

70

70

72

72

2.

Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan

68

68

70

70

72

72

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

68

68

70

70

72

72

4.

Muatan Lokal

 

 

 

 

 

 

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

 

 

 

 

 

 

1

Matematika

65

65

68

68

70

70

2

Biologi

68

68

70

70

72

72

3

Fisika

68

68

70

70

72

72

4

Kimia

68

68

70

70

72

72

Mata pelajaran Pilihan

 

 

 

 

 

 

  1. Geografi

68

68

70

70

72

72

  1. Sosiologi

68

68

70

70

72

72

 

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Hasil Belajar

Tahun Pelajaran 2023/2024

Peminatan Ilmu Ilmu Sosial(IIS)

 

Mata Pelajaran

Alokasi Waktu

Perpekan

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

KELOMPOK A (UMUM)

I

II

I

II

I

II

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

 

 

 

 

 

 

a. Al Qur’an Hadis

68

68

70

70

72

72

b. Akidah Akhlak

68

68

70

70

72

72

c. Fikih

68

68

70

70

72

72

d. Sejarah Kebudayaan Islam

68

68

70

70

72

72

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

68

68

70

70

72

72

3.

Bahasa Indonesia

68

68

70

70

72

72

4.

Bahasa Arab

68

68

70

70

72

72

5.

Matematika

65

65

68

68

70

70

6.

Sejarah Indonesia

68

68

70

70

72

72

7.

Bahasa Inggris

68

68

70

70

72

72

KELOMPOK B (UMUM)

 

 

 

 

 

 

1.

Seni Budaya

68

68

70

70

72

72

2.

Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan

68

68

70

70

72

72

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

68

68

70

70

72

72

4.

Muatan Lokal

 

 

 

 

 

 

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

 

 

 

 

 

 

1

Geografi

65

65

68

68

70

70

2

Sejarah

68

68

70

70

72

72

3

Sosiologi

68

68

70

70

72

72

4

Ekonomi

68

68

70

70

72

72

Mata pelajaran Pilihan

 

 

 

 

 

 

  1. Biologi

68

68

70

70

72

72

  1. Fisika

68

68

70

70

72

72

  1. Tik

68

68

70

70

72

72

 

  1. Penilaian Hasil Belajar
  1. Prinsip Penilaian Hasil Belajar

Adapun prinsip-prinsip yang harus diperhatikan oleh guru pada saat melaksanakan penilaian adalah:

  1. Sahih

Penilaian yang dilakukan haruslah sahih, maksudnya penilaian didasarkan pada data yang memang mencerminkan kemampuan yang ingin diukur.

  1. Objektif

Penilaian yang objektif adalah penilaian yang didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas dan tidak boleh dipengaruhi oleh subjektivitas penilai (guru).

  1. Adil

Penilaian yang adil maksudnya adalah suatu penilaian yang tidak menguntungkan atau merugikan siswa hanya karena mereka (bisa jadi) berkebutuhan khusus serta memiliki perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender.

  1. Terpadu

Penilaian dikatakan memenuhi prinsip terpadu apabila guru yang merupakan salah satu komponen tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.

  1. Terbuka

Penilaian harus memenuhi prinsip keterbukaan di mana kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan yang digunakan dapat diketahui oleh semua pihak yang berkepentingan.

  1. Menyeluruh dan berkesinambungan

Penilaian harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan oleh guru dan mesti mencakup segala aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai. Dengan demikian akan dapat memantau perkembangan kemampuan siswa.

  1. Sistematis

Penilaian yang dilakukan oleh guru harus terencana dan dilakukan secara bertahap dengan mengikuti langkah-langkah yang baku.

  1. Beracuan kriteria

Penilaian dikatakan beracuan kriteria apabila penilaian yang dilakukan didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan.

  1. Akuntabel

Penilaian yang akuntabel adalah penilaian yang proses dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya.

  1. Edukatif

Penilaian disebut memenuhi prinsip edukatif apabila penilaian tersebut dilakukan untuk kepentingan dan kemajuan pendidikan siswa.

  1. Tujuan Penilaian

Penilaian Hasil Belajar oleh pendidik memiliki fungsi untuk memantau kemajuan belajar, memantau hasil belajar, dan mendeteksi kebutuhan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Berdasarkan fungsinya Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik meliputi:

  1. Formatif (Penilaian Harian) yaitu memperbaiki kekurangan hasil belajar peserta didik dalam sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada setiap kegiatan penilaian selama proses pembelajaran dalam satu semester, sesuai dengan prinsip Kurikulum 2013 agar peserta didik tahu, mampu dan mau. Hasil dari kajian terhadap kekurangan peserta didik digunakan untuk memberikan pembelajaran remedial dan perbaikan RPP serta proses pembelajaran yang dikembangkan guru untuk pertemuan berikutnya; dan
  2. Sumatif (Penilaian Akhir Semester/Penilaian Akhir Tahun)  yaitu menentukan keberhasilan belajar peserta didik pada akhir suatu semester, satu tahun pembelajaran, atau masa pendidikan di satuan pendidikan. Hasil dari penentuan keberhasilan ini digunakan untuk menentukan nilai rapor, kenaikan kelas dan keberhasilan belajar satuan pendidikan seorang peserta didik.

Sedangkan tujuan Penilaian Hasil Belajar oleh pendidik pada kurikulum 2013 adalah :

  1. Mengetahui tingkat penguasaan kompetensi dalam sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang sudah dan belum dikuasai seorang/sekelompok peserta didik untuk ditingkatkan dalam pembelajaran remedial dan program pengayaan.
  2. Menetapkan ketuntasan penguasaan kompetensi belajar peserta didik dalam kurun waktu tertentu, yaitu harian, tengah semesteran, satu semesteran, satu tahunan, dan masa studi satuan pendidikan.
  3. Menetapkan program perbaikan atau pengayaan berdasarkan tingkat penguasaan kompetensi bagi mereka yang diidentifikasi sebagai peserta didik yang lambat atau cepat dalam belajar dan pencapaian hasil belajar.
  4. Memperbaiki proses pembelajaran pada pertemuan semester berikutnya.
  5. Memetakan mutu satuan eknikor.
  1. Ruang Lingkup Penilaian
  1. Penilaian Proses

Penilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses belajar menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan terlaksanaan proses belajar mengajar.

  1. Penilaian Hasil Belajar

MAS Al Hidayah Borong menyampaikan laporan hasil belajar peserta didik sebagai berikut:

  1. Hasil Penilaian Harian kepada peserta didik, paling lambat sebelum penilaian harian berikutnya dilaksanakan.
  2. Penilaian Akhir Semester (PAS) berupa buku Laporan Capaian Hasil belajar kepada peserta didik melalui orang tua/wali peserta didik.
  3. Penilaian Akhir Tahun (PAT) berupa buku Laporan Capaian Hasil belajar kepada peserta didik melalui orang tua/wali peserta didik.
  1. Teknik dan Instrumen Penilaian

Teknik dan instrumen yang digunakan untuk penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagai berikut:

  1. Penilaian Kompetensi Sikap

Penilaian sikap adalah penilaian terhadap kecenderungan perilaku peserta didik sebagai hasil pendidikan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Penilaian sikap  memiliki karakteristik yang berbeda dengan penilaian pengetahuan dan keterampilan, sehingga teknik penilaian yang digunakan juga berbeda. Dalam hal ini, penilaian sikap ditujukan untuk mengetahui capaian dan membina perilaku serta budi pekerti peserta didik.

Pada mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan  Kewarganegaraan (PPKn), KD pada KI-1 dan KD pada KI-2 disusun secara koheren dan linier dengan KD pada KI-3 dan KD pada KI-4. Dengan demikian aspek sikap untuk mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dan PPKn dibelajarkan secara langsung (direct teaching) maupun tidak langsung (indirect teaching) yang memiliki dampak instruksional (instructional effect)  dan memiliki dampak pengiring (nurturant effect). Sedangkan untuk mata pelajaran lain, tidak terdapat KD pada KI-1 dan KI-2. Dengan demikian aspek sikap untuk mata pelajaran selain Pendidikan Agam a dan Budi Pekerti dan PPKn tidak dibelajarkan secara langsung dan memiliki dampak pengiring dari pembelajaran KD pada KI-3 dan KD pada KI-4.

Penilaian sikap dilakukan oleh semua guru mata pelajaran, guru BK, dan wali kelas, serta warga sekolah. Teknik penilaian sikap dijelaskan pada skema berikut.

 

Utama

Observasi oleh guru MP selama 1 semester

Dilaksanakan selama proses pembelajaran dan di luar pembelajaran

Penilaian Sikap

Observasi oleh guru BK dan Wali kelas selama 1 semester

Dilaksanakan di luar jam pembelajaran baik secara langsung maupun berdasarkan informasi/laporan yang valid

Penunjang

Penilaian diri dan Penilaian antarteman

Dilaksanakan sekurang

-kurangnya 1 kali dalam satu semester


Gambar 3.1. Skema Penilaian Sikap

 

Berikut penjelasan Gambar 3.1

  1. Observasi

Observasi dalam penilaian sikap peserta didik merupakan teknik yang dilakukan secara berkesinambungan melalui pengamatan perilaku. Asumsinya setiap peserta didik pada dasarnya berperilaku baik sehingga yang perlu dicatat hanya perilaku yang sangat baik (positif) atau kurang baik (negatif) yang muncul dari peserta didik. Catatan hal-hal sangat baik (positif) digunakan untuk menguatkan perilaku positif, sedangkan perilaku kurang baik (negatif) digunakan untuk pembinaan. Hasil observasi dicatat dalam jurnal yang dibuat selama satu semester oleh guru mata pelajaran, guru BK, dan wali kelas. Jurnal memuat catatan sikap atau perilaku peserta didik yang sangat baik atau kurang baik, dilengkapi dengan waktu terjadinya perilaku tersebut, dan butir-butir sikap. Berdasarkan jurnal semua guru yang dibahas dalam rapat dewan guru, wali kelas membuat predikat dan deskripsi penilaian sikap peserta didik selama satu semester.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan penilaian sikap dengan teknik observasi:

  1. Jurnal digunakan oleh guru mata pelajaran, guru BK, dan wali kelas selama periode satu semester.
  2. Jurnal oleh guru mata pelajaran dibuat untuk seluruh peserta didik yang mengikuti mata pelajarannya. Jurnal oleh guru BK dibuat untuk semua peserta didik yang menjadi tanggung jawab bimbingannya, dan jurnal oleh wali kelas digunakan untuk satu kelas yang menjadi tanggung jawabnya.
  3. Hasil observasi guru mata pelajaran dan guru BK dibahas dalam rapat dewan guru dan selanjutnya wali kelas membuat predikat dan deskripsi sikap setiap peserta didik di kelasnya.
  4. Perilaku sangat baik atau kurang baik yang dicatat dalam jurnal tidak terbatas pada butir-butir sikap (perilaku) yang hendak ditumbuhkan melalui pembelajaran yang saat itu sedang berlangsung sebagaimana dirancang dalam RPP, tetapi dapat mencakup butir-butir sikap lainnya yang ditanamkan dalam semester itu, jika butir-butir sikap tersebut muncul/ditunjukkan oleh peserta didik melalui perilakunya.
  5. Catatan dalam jurnal dilakukan selama satu semester sehingga ada kemungkinan dalam satu hari perilaku yang sangat baik dan/atau kurang baik muncul lebih dari satu kali atau tidak muncul sama sekali.
  6. Perilaku peserta didik selain sangat baik atau kurang baik tidak perlu dicatat dan dianggap peserta didik tersebut menunjukkan perilaku baik atau sesuai dengan norma yang diharapkan.

Tabel 3.6 Contoh format dan pengisian jurnal guru mata pelajaran

Nama Satuan Pendidikan : MAS Al Hidayah Borong

Tahun pelajaran                : 2022/2023

Kelas/Semester                 : X / Semester I

Mata Pelajaran                  : Kimia

No.

Waktu

Nama

Kejadian/ Perilaku

Butir

Sikap

Pos/

Neg

Tindak Lanjut

1

5/8/2019

Adi

Meninggalkan laboratorium tanpa membersihkan meja dan alat bahan yang sudah dipakai.

Tanggung jawab

-

Dipanggil untuk membersihkan meja dan alat bahan yang sudah dipakai.

Dilakukan

pembinaan.

 

  1. Penilaian diri

Penilaian diri dilakukan dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam berperilaku. Selain itu penilaian diri juga dapat digunakan untuk membentuk sikap peserta didik terhadap mata pelajaran. Hasil penilaian diri peserta didik dapat digunakan sebagai data konfirmasi. Penilaian diri dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan kepribadian peserta didik, antara lain:

  1. dapat menumbuhkan rasa percaya diri, karena diberi kepercayaan untuk menilai diri sendiri;
  2. peserta didik menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya, karena eknik melakukan penilaian harus melakukan introspeksi terhadap kekuatan dan kelemahan yang dimiliki;
  3. dapat mendorong, membiasakan, dan melatih peserta didik untuk berbuat jujur, karena dituntut untuk jujur dan objektif dalam melakukan penilaian; dan
  4. membentuk sikap terhadap mata pelajaran/pengetahuan.

 

Contoh Lembar Penilaian Diri menggunakan daftar cek (checklist) pada waktu kegiatan kelompok

Nama                     :  Ratna Elia

Kelas/Semester     :  XII / I (Sautu)

Petunjuk:

  1. Bacalah baik-baik setiap pernyataan dan berilah tanda  √  pada kolom yang sesuai dengan keadaan dirimu yang sebenarnya.
  2. Serahkan Teknik        format yang sudah kamu isi kepada bapak/ibu guru.

 

Tabel 3.7 Contoh Penilaian Diri

No

Pernyataan

Ya

Tidak

Selama kegiatan kelompok, saya:

 

 

1

Mengusulkan ide kepada kelompok

 

2

Sibuk mengerjakan tugas saya sendiri

 

3

Tidak berani bertanya karena malu ditertawakan

 

4

Menertawakan pendapat teman

 

5

Aktif mengajukan pertanyaan dengan sopan

 

6

Melaksanakan kesepakatan kelompok, meskipun tidak sesuai dengan pendapat saya

 

  1. Penilaian antar teman

Penilaian antarteman adalah penilaian dengan cara peserta didik saling menilai perilaku temannya. Penilaian antarteman dapat mendorong: (a) objektifitas peserta didik, (b) empati, (c) mengapresiasi keragaman/perbedaan, dan (d) refleksi diri.

Kriteria penyusunan eknikor penilaian antarteman sebagai berikut.

  1. Sesuai dengan eknikor yang akan diukur.
  2. Indikator dapat diukur melalui pengamatan peserta didik.
  3. Kriteria penilaian dirumuskan secara sederhana, namun jelas dan tidak berpotensi munculnya penafsiran makna ganda/berbeda.
  4. Menggunakan eknik lugas yang dapat dipahami peserta didik.
  5. Menggunakan format sederhana dan mudah digunakan oleh peserta didik.
  6. Indikator menunjukkan sikap/perilaku peserta didik dalam situasi yang nyata atau sebenarnya dan dapat diukur.

 

Contoh Lembar Penilaian Antar teman

Nama Teman        : 1. …………………

  •  

Nama Penilai        : ………………………………….………

Kelas/Semester     : ………………………………….………

 

Tabel 3.8 Contoh Penilaian Antar Teman

No

Pernyataan/Indikator Pengamatan

Teman 1

Teman 2

1

Teman saya mengajukan pertanyaan dengan sopan

 

 

2

Teman saya mengerjakan kegiatan sesuai pembagian tugas dalam kelompok

 

 

3

Teman saya mengemukakan ide untuk menyelesaikan masalah

 

 

4

Teman saya memaksa kelompok untuk menerima usulnya

 

 

5

Teman saya menyela pembicaraan teman kelompok

 

 

6

Teman saya menjawab pertanyaan yang diajukan teman lain

 

 

7

Teman saya menertawakan pendapat teman yang aneh

 

 

8

Teman saya melaksanakan kesepakatan kelompok meskipun tidak sesuai dengan pendapatnya

 

 

 

 

  1. Penilaian Pengetahuan

Berbagai eknik penilaian pengetahuan dapat digunakan sesuai dengan karakteristik masing-masing KD. Teknik yang biasa digunakan adalah tes tertulis, tes lisan, dan penugasan. Skema penilaian pengetahuan dapat dilihat pada gambar berikut.

 

 

 

 

Tes tertulis

Penilaian Pengetahuan

 

Tes lisan

Penugasan

Benar-salah, pilihan ganda, menjodohkan, isian, dan uraian

Kuis dan tanya jawab

Tugas yang dilakukan secara individu atau kelompok di sekolah dan/atau di luar sekolah, baik secara formal maupun informal

Gambar 3.2. Skema Penilaian Pengetahuan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengolahan Nilai Pengetahuan Tanpa Pembobotan

Tabel 3.4 Pengolahan nilai pengetahuan

 

No.

 

Nama

 

KD

Hasil Penilaian Harian

Penilaian Akhir

Semester

Rerata (dibulatkan)

1

2

3

4

 

 

1

 

 

 Ani

3.1

 

 

 

 

 

 

 

3.2

 

 

 

 

 

 

 

3.3

 

 

 

 

 

 

 

3.4

 

 

 

 

 

 

 

3.5

 

 

 

 

 

 

 

Nilai Rapor

 

               

  1. Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan dapat dilakukan dengan berbagai eknik antara lain penilaian praktik/kinerja, proyek, portofolio, atau produk. Teknik penilaian lain dapat digunakan sesuai dengan karakteristik KD pada KI-4 mata pelajaran yang akan diukur. Instrumen yang digunakan berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik.

Skema penilaian keterampilan dapat dilihat pada gambar berikut.

 

Unjuk Kerja/Kinerja/ Praktik

 

Proyek

 

Penilaian Keterampilan

 

Portofolio

Rekaman hasil pembelajaran dan penilaian yang memperkuat kemajuan dan kualitas pekerjaan peserta didik

Penilaian kemampuan peserta didik membuat produk-produk teknologi dan seni

Penilaian yang dilakukan dengan cara mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan sesuatu.

 

Produk

 

Teknik lain

Kegiatan penyelidikan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan hasil proyek dalam kurun waktu tertentu.

Gambar 3.3 Skema Penilaian Keterampilan

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk memperoleh nilai akhir keterampilan pada setiap mata pelajaran adalah dengan cara merata-ratakan dari semua nilai KD pada KI-4 dalam satu semester. Selanjutnya, penulisan capaian keterampilan pada rapor menggunakan angka bulat pada skala 0 – 100 dan predikat, serta dilengkapi deskripsi singkat capaian kompetensi.

 

Tabel 3.10 Pengolahan Nilai Keterampilan

KD

Praktik

Produk

Proyek

Portofolio

Nilai Akhir

(dibulatkan)

4.1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nilai Rapor

 

 

  1. Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. Kriteria kenaikan kelas diatur oleh masing-masing direktorat teknis terkait..

  1. Nilai Akademik
  1. Kriteria Kenaikan Kelas
  1. Peserta didik harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran di kelas yang bersangkutan seperti nilai tugas, nilai harian serta mengikuti Penilaian Tengan Semester dan Penilaian Akhir Semester Ganjil dan genap ( PTS dan PAS),  Madrasah Aliyah Al-Hidayah Borong.
  2. Nilai Semua KD harus Lengakap, baik komponen pengetahuan maupun  keterampilan
  3. Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI dan XII, apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntsan belajar minimal lebih dari 2 komponen nilai ( pengetahuan dan keterampilan)
  4. Nilai sikap tidak boleh berpredikat C ( cukup)
  5. Memiliki rapor di kelasnya masing-masing
  1. Penentuan Kenaikan Kelas

1.   Penentuan siswa yang naik kelas dilakukan oleh madrasah dalam suatu rapat dewan guru dengan mempertimbangkan SKB, sikap/budi pekerti dan kehadiran siswa yang bersangkutan.

2.   Siswa yang dinyatakan naik kelas, rapornya dituliskan naik kelas

3.   Siswa yang tidak naik kelas harus mengulang di kelasnya.

  1. Nilai Non Akademik
  1. Kehadiran Siswa di sekolah Sekurang-kurangnya 85 % dari jam kegiatan belajar efektif
  2. Kepribadian ( Sikap dan perilaku, kerajinan dan kerapian) harus bernilai minimal baik
  3. Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI dan XII, apabila yang bersangkutan mempunai rekap jumlah poin pelanggaran tata tertib lebih/sama dengan 60% dengan bentuk pelanggaran seperti yang tercantum dalam aturan madrasah.
  1. Pelaporan Hasil Belajar

MAS Al Hidayah Borong menyampaikan laporan hasil belajar peserta didik sebagai berikut:

  1. Hasil Penilaian Harian kepada peserta didik, paling lambat sebelum penilaian harian berikutnya dilaksanakan.
  2. Hasil PTS (Penilaian Tengah Semester) di berikan kepada peserta didik.
  3. Penilaian Akhir Semester (PAS) berupa buku Laporan Capaian Hasil belajar kepada peserta didik melalui orang tua/wali peserta didik.
  4. Penilaian Akhir Tahun (PAT) berupa buku Laporan Capaian Hasil belajar kepada peserta didik melalui orang tua/wali peserta didik.
  1. Kelulusan

Peserta didik Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong dinyatakan lulus apabila memenuhi kriteri-kriteria sebagai berikut:

 

  1. Memiliki nilai raport yang lengkap dari kelas X hingga kelas XII atau Nilai Raport Semester 1 s/d Semester 6
  2. Memiliki nilai ujian untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan baik secara tulis  maupun praktik.
  3. Lulus Ujian Madrasah setiap mata pelajaran memiliki nilai minimal sebagai berikut:

 

   KELOMPOK MIPA

 

NO

MATA PELAJARAN

 

NILAI

 

KELOMPOK A (UMUM)

 

1

Pendidikan Agama Islam

 

 

  1. Al-Qur’an Hadits

72

 

  1. Aqidah Akhlaq

72

 

  1. Fiqih

72

 

  1. Sejarah Kebudayaan Islam

72

2

PKn

72

3

Bahasa Indonesia

72

4

Bahasa Arab

72

5

Matematika

72

6

Sejarah Indonesia

72

7

Bahasa Inggris

72

 

KELOMPOK B (UMUM)

 

1.

Seni Budaya

72

2.

Pendidikan Jasmani,Olahraga dan kesehatan

72

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

72

4.

Muatan Lokal

-

 

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan Akademik:

 

1.

Geografi

72

2.

Sejarah 

72

3.

Sosiologi 

72

4.

Ekonomi 

72

 

Mata Pelajaran pilihan:

 

1.

Biologi 

72

2.

Fisika

72

3.

Tik

72

KELOMPOK IIS

 

NO

MATA PELAJARAN

 

NILAI

 

KELOMPOK A (UMUM)

 

1

Pendidikan Agama Islam

 

 

  1. Al-Qur’an Hadits

72

 

  1. Aqidah Akhlaq

72

 

  1. Fiqih

72

 

  1. Sejarah Kebudayaan Islam

72

2

PKn

72

3

Bahasa Indonesia

72

4

Bahasa Arab

72

5

Matematika

72

6

Sejarah Indonesia

72

7

Bahasa Inggris

72

 

KELOMPOK B (UMUM)

 

1.

Seni Budaya

72

2.

Pendidikan Jasmani,Olahraga dan kesehatan

72

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

72

4.

Muatan Lokal

-

 

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan Akademik:

 

1.

Matematika

72

2.

Biologi

72

3.

Fisika

72

4.

Kimia

72

 

Mata Pelajaran pilihan:

 

1.

Sosiologi

72

2.

Geografi

72

3.

Tik

72

 

  1. Nilai rata-rata kepribadian (kelakuan, kerajinan, dan kerapian)  pada semester genap kelas XII minimal B (baik).
  2. Kehadiran peserta didik di Madrasah pada semester gasal dan semester genap kelas XII minimal 90% dari jumlah hari efektif.
  3. Proses penentuan kriteria kelulusan dan/atau kelulusan berdasarkan hasil rapat bersama antara Kepala Madrasah, dewan guru, guru mata pelajaran/muatan lokal, wali kelas, dan guru Bimbingan Konseling.
  4. Nilai Madrasah diperoleh dari gabungan:
  1. Rata-rata nilai rapor semester I- VI dengan bobot 70%
  2. Nilai Ujian Madrasah dengan bobot 30% (Opsional)
  3. Nilai Akhir Madrasah diperoleh dari Nilai Raport semester 1- 6.

 

  1. Ketentuan Mutasi Siswa

MAS Al Hidayah Borong menentukan persyaratan pindah/mutasi peserta didik sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah, melalui suatu mekanisme yang obyektif dan transparan antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut :

  1. Memenuhi persyaratan yang ditentukan
    1. Surat permohonan orang tua yang bersangkutan
    2. Memiliki Buku Laporan Hasil belajar (Rapor) dengan nilai lengkap dari sekolah/Madrasah asal
    3. Memilki Ijazah MTs/SMP.
    4. Memiliki surat pindah dari madrasah/sekolah asal yang diketahui oleh Kementerian Agama/Dinas Pendidikan.
  2. Menyesuaikan bentuk laporan hasil belajar (LHB) dari sekolah/Madrasah asal sesuai dengan bentuk rapor yang digunakan di MAS Al Hidayah Borong
  3. Mengikuti seleksi masuk dengan tes sesuai program yang diminati dan hasilnya diumumkan secara terbuka.
  1. Ekstra Kurikuler
  2. S Al Hidayah Borong menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler sebagai suplemen dari usaha pengembangan potensi, bakat, minat dan karakter peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan di luar jam pembelajaran intrakurikuler. MAS Al Hidayah Borong menyediakan dua jenis kegiatan ekstra kurikuler yaitu ekstra kurikule wajib dan pilihan.
    1. Ekstra Kurikuler Wajib
      1. Pramuka

Kegiatan Pramuka di laksanakan pada setiap minggu pada hari rabu sore dari pukul 15.00 – 17.15, dan kegiatan pramuka wajin di ikuti seluruh peserta didik dari kelas X, XI Dan XII

  1. Keagamaan

Kegiatan keagamaan di laksanakan pada setiap minggu pada hari

  • Kamis sore dari pukul 15.00 – 17.15

Jenis kegiatannya

  • Tadarus Al qur’an
  • BTQ
  • Muhadarah
  • Tafsir Al qur’an
    • Jumat, pukul 07.00 – 07.45
  • Yasinan
  • Kultum
  • Do’a

setiap kegiatan keagamaan wajib di ikuti seluruh peserta didik dari kelas X, XI Dan XII

  1. Ekstra Kurikuler Pilihan
    1. Kesenian

Kegiatan Kesenian di laksanakan pada setiap minggu pada hari

Selasa sore dari pukul 15.00 – 17.15,

  • Seni tari
  • Seni Musik

dan kegiatan Kesenian diikuti oleh peserta didik dari kelas X, XI Dan XII yang memilih eksra kurikuler kesenian sesuai dengan minat dan bakat peserta didik

  1. Olahraga

Kegiatan Kesenian di laksanakan pada setiap minggu pada hari

Selasa sore dari pukul 15.00 – 17.15,

  • Bola kaki
  • Bola voli
  • Futsal

dan kegiatan olaraga diikuti oleh peserta didik dari kelas X, XI Dan XII yang memilih eksra kurikuler olaraga sesuai dengan minat dan bakat peserta didik

  1. Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter
  1. Prinsip-Prinsip Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter
  1. Setiap guru mata pelajaran wajib menanamkan nilai penguatan pendidikan karakter kepada peserta didik.
  2. Penanaman nilai penguatan pendidikan karakter kepada peserta didik bersifat hidden curriculum dalam bentuk pembiasaan, pembudayaan dan pemberdayaan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Implementasi penanaman nilai penguatan pendidikan karakter kepada peserta didik di atas tidak harus tertuang dalam administrasi pembelajaran guru (RPP), namun guru wajib mengkondisikan suasana kelas dan melakukan pembiasaan serta menyampaikan pesan-pesan moral kepada peserta didik.
  1. Implementasi Moderasi Beragama

Setiap guru mata pelajaran Wajib menanamkan nilai moderasi beragama contohnya setiap guru masuk dalam kelas guru selalu mengucapkan salam, sebelum memulai pelajaran selalu berdo’a, selalu bersyukur dan di ajarkan selalu menghormati orang tua, guru, teman dll.

  1. Pendidikan Kecakapan Hidup

Kurikulum untuk MAS Al Hidayah Borong memasukkan pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi, kecakapan akademik, dan atau kecakapan vokasional. Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran dan atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan dan atau dari satuan pendidikan formal lain dan atau nonformal.

Pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik memperoleh bekal ketarampilan dan keahlian yang dapat dijadikan sebagai sumber penghidupannya. Pelaksanaan pendidikan kecakapan hidup dirancang dengan mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat serta mengimplementasikannya ke dalam program pendidikan di madrasah, kurikulum yang merefleksikan kebutuhan masyarakat dan pembelajaran yang khas dan terukur sehingga kompetensi lulusannya dapat memenuhi standard yang dapat dipertanggung jawabkan.

  1. Dalam Mata Pelajaran Matematika

Dari daftar kecakapan hidup di atas guru Matematika dapat merancang RPP dengan memasukkan  aspek kecakapan hidup   personal (tanggung jawab dan berpikir kritis)  dengan menyisipkan pertanyaan-pertanyaan kritis dan profokatif pada soal-soal dan  bahan ajar matematika yang dikembangkan.   Kecakapan hidup sosial  (bekerja sama dan keterbukaan terhadap kritis) diintegrasikan  dengan cara memilih metode pembelajaran  diskusi atau metode kooperatif dalam kegiatan pembelajarannya. Dengan diskusi diharapkan  kemampuan bekerjasamanya berkembang. Dalam proses diskusi diharapkan kemauan menerima kritik juga dilatihkan sehingga siswa lebih terlatih dalam menerima sebuah kritik.

  1. Dalam  Mata Pelajaran Bahasa Indonesia/Bahasa Inggris/Bahasa Arab

Pembentukan aspek kecakapan personal seperti tanggung jawab, kemandirian, kepercayaan diri diintegrasikan  dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia/ Bahasa Inggris/ Bahasa Arab dengan cara memilih bahan bacaan dan contoh-contoh teks yang menggambarkan pentingnya kemandirian, tanggung jawab,   dan  kepercayaan diri. Mata pelajaran bahasa cukup fleksibel untuk memilih topik-topik  teks/ cerita/ drama  yang berguna untuk membentuk  kemandirian, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Selain itu, kepercayaan diri juga dapat dibentuk melalui pemilihan kegiatan pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk presentasi di depan teman-temannya (berpidato di depan teman, berwawancara, bermain peran, dan sebagainya). Kecakapan bekerjasama dan  menghargai orang lain,   juga    dapat diintegrasikan dengan memilih kegiatan pembelajaran berupa diskusi kelompok, diskusi berpasangan atau  JIGSAW untuk membelajarkan keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan mendengar.

  1. Dalam Mata Pelajaran Sains

Keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan dengan memilih model pembelajaran yang bersifat investigasi/ penyelidikan terhadap fenomena-fenomena  di sekitar yang  terkait dengan kompetensi dasar. Tanggung jawab diintegrasikan dengan memilih materi- materi berkaitan dengan tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun keselamatan orang lain. Misalnya, pada waktu membelajarkan KD Zat Aditif  guru memilih peristiwa-peristiwa  menakutkan yang berkaitan dengan dampak  zat-zat kimia pada makanan atau obat-obatan terhadap jiwa manusia, peristiwa yang menggambarkan dampak penggunaan zat kimia terhadap lingkungan, peristiwa-peristiwa dampak rokok/ narkoba terhadap remaja.    Dengan pemilihan materi-materi yang kontekstual tersebut diharapkan secara tidak langsung menyadarkan siswa untuk memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dirinya dan orang lain. Keterampilan bekerja sama  dan kemampuan berpikir logis diintegrasikan guru pada kegiatan pembelajaran yang berupa tugas melakukan percobaan secara berkelompok.

 

  1. Dalam Mata Pelajaran IPS

Kemampuan personal untuk dapat berempati dan menghargai orang lain dapat diintegrasikan dengan pemilihan metode pembelajaran  bermain peran atau langsung mengamati/ berwawancara dengan orang-orang yang berkaitan dengan pembahasan pada kompetensi dasar. Misalnya, pada pembahasan ekonomi yang bermoral siswa dapat ditugasi untuk mewawancarai  penjual sayur, tukang sol sepatu, pengemis, dan sebagainya. Tanggung jawab terhadap keselamatan diri dan orang lain juga dapat dintegrasikan  dengan cara memilih metode pembelajaran simulasi untuk menyelamatkan diri dari berbagai bencana yang sering terjadi di daerahnya. Misalnya, guru IPS di Jogya  dan Bengkulu memperdalam materi tentang gempa  dan  memilih berbagai metode simulasi untuk menyelamatkan diri dari gempa;  guru IPS di Aceh, Banyuwangi, NTT memperdalam materi tentang tsunami dan menggunakan  metode simulasi mempraktikkan cara menyelamatkan diri dari bencana tsunami.

 

 

KALENDER PENDIDIKAN

 

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun efektif, efektif fakultatif dan hari libur. Kalender pendidikan disusun dan disesuikan setiap tahun oleh madrasah untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik madrasah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagi berikut:

  1. Permulaan Tahun Pelajaran

Untuk kelas X hari-hari pertama masuk Madrasah, langsung melaksanakan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA), yaitu mulai tanggal 17 Juli 2023 sampai dengan 22 Juli 2023. Tahun pelajaran efektif untuk kelas XI dan XII dimulai pada hari Senin tanggal 22 Juli 2024.

  1. Waktu Belajar, Pekan Efektif Belajar, dan Waktu Pembelajaran Efektif

Waktu belajar menggunakan sistem semester dengan membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester ganjil dan semester genap dengan waktu pembelajaran sebagaimana tabel berikut:

Tabel 4.1 Waktu Belajar

HARI

WAKTU BELAJAR

Senin

07.00 - 07.45  (UPACARA BENDERA)

07.45 - 08. 30

08.30 - 09. 15

09.15 - 10.00

10. 15 - 10.30     ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30    ( ISTIRAHAT    II )

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

Selasa

07.00 - 07.15 ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 10. 15

10.15 - 10.30       ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30       ( ISTIRAHAT   I)

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

Rabu

07.00 - 07.15 ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 10. 15

10.15 - 10.30       ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30       ( ISTIRAHAT   I)

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

Kamis

07.00 - 07.15 ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 10. 15

10.15 - 10.30       ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30       ( ISTIRAHAT   I)

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

Jum’at

07.00 - 07.15   ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 09. 45    ( ISTIRAHAT   I )

09.45 - 10.30

10.30 - 11.15

 

Sabtu

07.00 - 07.15 ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 10. 15

10.15 - 10.30       ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30       ( ISTIRAHAT   I)

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

                  

Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan madrasah, waktu pembelajaran efektif belajar sebagaimana tabel berikut:

Tabel 4.2 Minggu Efektif

Bulan

Jumlah Minggu

Minggu Efektif

Keterangan

Juli

4

2

 

Agustus

5

5

 

September

4

4

 

Oktober

4

4

 

November

5

5

 

Desember

4

3

 

Januari

5

5

 

Februari

4

4

 

Maret

4

4

 

April

4

4

 

Mei

5

5

 

Juni

4

3

 

 

 

 

 

 

  1. Libur Madrasah

Hari libur madrasah adalah hari yang ditetapkan oleh madrasah, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk tidak diadakan proses pembelajaran di madrasah. Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan berikut ini.:

  1. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan.
  2. Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten dalam hal penentuan hari libur umum/nasional atau penetapan hari libur serentak untuk setiap jenjang dan jenis Pendidikan.

Hari libur yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah:

  1. Libur Semester ganjil : 25 Desember 2023 sampai 01 Januari 2024
  2. Libur Semester genap :  22 Juni 2024 sampai   Juli 2024

Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain:

  1. Tahun Baru                                               01 Januari 2024
  2. Idul Fitri dan Cuti Bersama                      10- 11 April 2024
  3. Idul Adha                                                  19 Juli 2024
  4. Tahun Baru Imlek                                     10 Februari 2024
  5. Tahun Baru Hijriah                                   19 Juli 2023
  6. Hari Raya Nyepi                                       11 Maret 2024
  7. Maulid Nabi Muhammad saw.                 28 September 2023
  8. Wafat Isa Al Masih                                   29 Maret 2023
  9. Hari Raya Waisak                                     23 Mei 2024
  10. Kenaikan Isa Al Masih                             31 Maret 2024
  11. Hari Kemerdekaan RI                               17 Agustus 2023
  12. Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw.            08 Februari 2024
  13. Hari Raya Natal                                        25-26 Desember 2023

 -. Seuai dengan situasi dan kondisi.

  • Hari Buruh Nasional                                 01 Mei 2024
  • Hari lahir pancasila                                   01 Juni 2024

 

 

 

BAB IV

KALENDER PENDIDIKAN

 

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun efektif, efektif fakultatif dan hari libur. Kalender pendidikan disusun dan disesuikan setiap tahun oleh madrasah untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik madrasah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagi berikut:

  1. Permulaan Tahun Pelajaran

Untuk kelas X hari-hari pertama masuk Madrasah, langsung melaksanakan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA), yaitu mulai tanggal 17 Juli 2023 sampai dengan 22 Juli 2023. Tahun pelajaran efektif untuk kelas XI dan XII dimulai pada hari Senin tanggal 22 Juli 2024.

  1. Waktu Belajar, Pekan Efektif Belajar, dan Waktu Pembelajaran Efektif

Waktu belajar menggunakan sistem semester dengan membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester ganjil dan semester genap dengan waktu pembelajaran sebagaimana tabel berikut:

Tabel 4.1 Waktu Belajar

HARI

WAKTU BELAJAR

Senin

07.00 - 07.45  (UPACARA BENDERA)

07.45 - 08. 30

08.30 - 09. 15

09.15 - 10.00

10. 15 - 10.30     ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30    ( ISTIRAHAT    II )

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

Selasa

07.00 - 07.15 ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 10. 15

10.15 - 10.30       ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30       ( ISTIRAHAT   I)

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

Rabu

07.00 - 07.15 ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 10. 15

10.15 - 10.30       ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30       ( ISTIRAHAT   I)

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

Kamis

07.00 - 07.15 ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 10. 15

10.15 - 10.30       ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30       ( ISTIRAHAT   I)

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

Jum’at

07.00 - 07.15   ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 09. 45    ( ISTIRAHAT   I )

09.45 - 10.30

10.30 - 11.15

 

Sabtu

07.00 - 07.15 ( UPACARA PAGISHOLAT DUHA

07.15 - 08.00

08.00 - 08..45

08.45 - 09 30

09.30 - 10. 15

10.15 - 10.30       ( ISTIRAHAT   I )

10.30 - 11.15

11.15 - 12.00

12.00 - 12.30       ( ISTIRAHAT   I)

12.30 - 13. 15

13.15 - 14.00

 

                  

Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan madrasah, waktu pembelajaran efektif belajar sebagaimana tabel berikut:

Tabel 4.2 Minggu Efektif

Bulan

Jumlah Minggu

Minggu Efektif

Keterangan

Juli

4

2

 

Agustus

5

5

 

September

4

4

 

Oktober

4

4

 

November

5

5

 

Desember

4

3

 

Januari

5

5

 

Februari

4

4

 

Maret

4

4

 

April

4

4

 

Mei

5

5

 

Juni

4

3

 

 

 

 

 

 

  1. Libur Madrasah

Hari libur madrasah adalah hari yang ditetapkan oleh madrasah, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk tidak diadakan proses pembelajaran di madrasah. Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan berikut ini.:

  1. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan.
  2. Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten dalam hal penentuan hari libur umum/nasional atau penetapan hari libur serentak untuk setiap jenjang dan jenis Pendidikan.

Hari libur yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah:

  1. Libur Semester ganjil : 25 Desember 2023 sampai 01 Januari 2024
  2. Libur Semester genap :  22 Juni 2024 sampai   Juli 2024

Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain:

  1. Tahun Baru                                               01 Januari 2024
  2. Idul Fitri dan Cuti Bersama                      10- 11 April 2024
  3. Idul Adha                                                  19 Juli 2024
  4. Tahun Baru Imlek                                     10 Februari 2024
  5. Tahun Baru Hijriah                                   19 Juli 2023
  6. Hari Raya Nyepi                                       11 Maret 2024
  7. Maulid Nabi Muhammad saw.                 28 September 2023
  8. Wafat Isa Al Masih                                   29 Maret 2023
  9. Hari Raya Waisak                                     23 Mei 2024
  10. Kenaikan Isa Al Masih                             31 Maret 2024
  11. Hari Kemerdekaan RI                               17 Agustus 2023
  12. Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw.            08 Februari 2024
  13. Hari Raya Natal                                        25-26 Desember 2023

 -. Seuai dengan situasi dan kondisi.

  • Hari Buruh Nasional                                 01 Mei 2024
  • Hari lahir pancasila                                   01 Juni 2024

 

 

 

 

P E N U T U P

 

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini disusun sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pembelajaran di MAS Al Hidayah Borong Tahun Pelajaran 2023/2024 yang sewaktu-waktu dapat mengalami  pengembangan sesuai dengan kebutuhan dan perubahan tuntutan zaman. Karenanya kurikulum ini disusun bersifat visibel dan fleksibel.

Dengan tersusunnya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) MAS Al Hidayah Borong Tahun Pelajaran 2023/2024  ini, dan diharapkan KTSP ini dijadikan sebagai:

  1. Pedoman dan petunjuk pelaksanaan dalam kegiatan pembelajaran, bagi guru yang mempunyai kemampuan optimal dalam memberdayakan sarana dan prasarana yang sesuai dengan pembelajaran baik di dalam kelas maupun di luar kelas,
  2. Pegangan seluruh guru di kalangan MAS Al Hidayah Borong dalam meningkatkan mutu lulusan,

Demikianlah revisi dan pengembangan Kurikulum MAS Al Hidayah Borong Tahun Pelajaran 2023/2024 telah kami selesaikan, dengan  harapan segala upaya yang telah kami rancang ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di MAS Al Hidayah Borong dan di Indonesia pada umumnya.

Kami menyadari dalam penyusunan KTSP ini masih jauh dari sempurna, untuk itu perbaikan demi perbaikan akan terus dilakukan sehingga tujuan pendidikan nasional yang diamanatkan undang-undang dapat tercapai.

Kepada semua pihak yang telah membantu selesainya Kurikulum MAS Al Hidayah Borong ini, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan berdo’a semoga Allah swt. membalas amal baik Bapak/Ibu/Sdr. dengan pahala yang berlipat ganda.

Akhirnya kepada Allah jualah kita semua bertawakal, semoga apapun yang kita lakukan senantiasa mendapatkan ridlo-Nya. Aamiin

 

Jumlah Peserta Didik[edit]

Rekap Siswa 3 Tahun Terakhir

 

No.

Jumlah Siswa/Tahun

Laki - laki

Perempuan

Jumlah

1

2021/2022

37

65

102

2

2022/2023

45

74

119

3

2023/2024

50

65

115

Jumlah dan kualifikasi GTK[edit]

Data Kepala Madrasah

 

  1. Nama Lengkap                 :     Mas’ut, S.Pd.I
  2. Jenis Kelamin                   :     Laki - laki
  3. Status Kepegawaian         :     PNS
  4. NIP                                    :     19740606 200501 1 004
  5. Pendidikan Terakhir         :     S1
  6. Status Sertifikasi              :     Sudah
  7. Nomor Telepon/Hp          :     0812 3796 4400

 

N0.

Guru dan Tendik

Laki - laki

Perempuan

Jumlah

1

Jumlah Guru PNS

1

-

1

2

Jumlah Guru Non PNS

5

12

17

3

Jumlah Tenaga Kependidikan PNS

-

-

-

4

Jumlah Tenaga Kependidikan Non PNS

1

-

1

 

N0.

Guru Sertifikasi

Jabatan

Bidang Studi

1

Mas’ut, S.Pd.I

Kepala Madrasah

PAI

 

 

 

 

Sarana dan Prasarana pendidikan[edit]

 

DATA SAPRAS

  1. Luas Lahan, ruang kelas, Jumlah ruang kamad, Ruang guru, Ruang TU, Jumlah sanitasi, Jumlah lab, jumlah sarana olahraga,
  •  
  •  

Pada PMA 14 th 2014

Pada Madrasah

  •  
  1.  

Luas Tanah/Lahan

  1.  
  1. m2

Lahan Perkebunan milik Madrasah yang telah bersertifikat hak Pakai atas Nama Kemenag

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1.  
  •  
  1.  

Jumlah ruang kelas

6 unit

6 unit

 

 

 

 

  1.  

Jumlah ruang perpustakaan

1 unit

1 unit

 

  1.  

Jumlah ruang laboratorium

1 unit

  1. unit

 

 

 

 

 

                          

  1.  

Jumlah ruang kepala madrasah

1 unit

  1. unit

 

  1.  

Jumlah ruang guru

1 unit

  1. unit

 

  1.  

Jumlah ruang Tata Usaha

1 unit

1 unit

 

  1.  

Jumlah tempat beribadah

1 unit

  1. unit

 

 

  1.  

Jumlah toilet GTK dan Siswa

3 unit

3 unit

 

 

 

  1.  

Jumlah sarana olahraga

  1.  
  1. m2

 

  1.  

Koleksi Buku Perpustakaan /Ajar

  1.  

Buku Bahan Ajar

  1. set / siswa

200 set

 

 

 

  1.  

Jumlah Buku Pengayaan & Refrensi

100 judul pengayaan dan 10 judul refrensi, 200 judul pengayaan dan 20 judul refrensi

320 buku pengayaan/referensi dan 300 buku bahan ajar

 

 

 

 

  1.  

Jumlah Peralatan Belajar/Lab

1 set peraga IPA dan Bahan 1 Set Laboratorium.

  1. set peraga atau 20 set laboratorium

 

 

  1. STRATEGI PEMBANGUNAN (strategi dan timeline pembangunan, rencana sumber, pendapatan madrasah)

 

Pembiayaan pendidikan sering dianggap menjadi masalah utama untuk mendorong madrasah swasta menjadi sekolah unggulan. strategi pembiayaan pendidikan yang dilakukan oleh Madrasah Aliyah Al Hidayah Borong. Berdasarkan pengalaman madrasah ini, partisipasi orang tua dalam pembiayaan pendidikan harus diimbangi dengan memberikan jaminan kualitas terhadap konsumen Pendidikan. Kebijakan negara yang mengalokasikan 20 % APBN untuk pendidikan tidak serta merta menjadikan madrasah swasta lebih baik. bahkan sebaliknya dalam beberapa hal, kebijakan pendidikan gratis justru menyulitkan madrasah swasta untuk berkembang. bantuan operasional Siswa (BOS) yang menjadi dasar kebijakan pendidikan gratis ternyata pada prateknya lebih banyak mencover operasional pendidikan yang bertujuan langsung kepada kebutuhan siswa, sementara masalah fundamental madrasah swasta, yaitu insentif guru berupa gaji dan honor guru madrasah swasta tidak dipikirkan. belum lagi kebijakan desentralisasi pendidikan dengan menyerahkan pembinaan sekolah ke pemerintah daerah telah menyebabkan polarisasi atau pengkutuban antara sekolah dengan madrasah. Bahwa pemerintah daerah tidak mau memberi bantuan pembiayaan dalam bentuk apapun kepada instansi yang dianggap vertical seperti madrasah di Kementerian Agama. Interpretasi pemerintah daerah seperti itu sebenarnya belum bisa diterima oleh kalangan praktisi madrasah. walaupun mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa atas perlakuan diskriminasi pemerintah daerah ini.

Para praktisi madrasah merasa bahwa mereka sama-sama menyelenggarakan pendidikan formal, mendidik putra-putri bangsa, dan menyelenggarakan ujian nasional yang sama dengan sekolah umum. Karena itu perlakuan yang membedakan madrasah dengan sekolah umum dirasa tidak adil (diskriminatif) oleh para praktisi madrasah, apalagi di madrasah mayoritas justru lembaga swasta. Sumbangan masyarakat madrasah dalam mensukseskan Program wajib belajar sebanarnya tidak kecil yaitu sebesar 20% dari angka partisipasi pendidikan secara nasional.

Sumber pendanaan pendidikan di madrasah Aliyah Al Hidayah Borong sejauh ini beragam, bukan hanya dari pemerintah melainkan dari yayasan penyelenggara, keluarga siswa dan masyarakat. Dasar perhitungan biaya pendidikan selama ini lebih didasarkan pada sumber-sumber anggaran pemerintah (rutin dan pembangunan), dengan agak mengabaikan kontribusi dan peran serta keluarga. Padahal hanya dengan kontribusi dari keluarga dan sumber-sumber nonpemerintah tersebut, proses pendidikan dapat berlangsung meskipun dana pemerintah berkurang. Selama ini pembiayaan masih mengandalkan dan BOS dan Bantuan Komite Madrasah dan yayasan penyelenggara.

Saat ini MA Al Hidayah Borong memiliki 2 lokasi yang terpisah yaitu pada lokasi tanah yayasan Nurul Jihad Borong bersertifikat wakaf seluas 668 m2 berlokasi di Jalan Manggis Kelurahan Kota Ndora Kecamatan Borong. Pada lahan ini telah berdiri bangunan permanen lantai dua seluas 288 m2, bangunan permanen lantai satu seluas 312 m2. Berdasarkan regulasi PMA Nomor 14 Tahun 2014 bahwa luas tanah pada lokasi tersebut tidak memenuhi syarat yaitu minimal 4500 m2 dan tidak boleh bersertifikat wakaf.

Oleh karena demikian Yayasan Nurul Jihad Borong melalui Dewan Pembina atas nama Bapak Muhammad Ma’ruf memberikan hibah sebidang tanah berlokasi di Jalan Muhammad Hatta Kelurahan Rana Loba Kecamatan Borong dengan luas 4450 m2 dan saat ini telah bersertifikat atas nama Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur sebagai persiapan Penegerian MA Al Hidayah Borong menjadi MAN 2 Manggarai Timur.

Jika MA Al Hidayah Borong di setujui sebagai madrasah penegerian baru, maka secara time line dalam jangka waktu 10 tahun MA Al Hidayah Borong akan di pindahkan secara berangsur dari lokasi pertama tanah wakaf Yayasan ke lokasi kedua Tanah Hibah yayasan yang telah bersertifikat atas nama Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur. Sehingga seluruh aset Yayasan pada lokasi pada tanah Wakaf Tersebut akan dijadikan Asrama Siswa dan Guru.

Rencana sumber pedapatan dan pembiayaan madrasah dapat bersumber dari Bantuan pemerintah misalnya melalui program SBSN atau program lainnya maupun sumber pembiayaan atas partisipasi masyarakat melalui bantuan orang tua dan komite madrasah, serta usaha yang sah dan tidak mengikat lainnya. Sehingga dengan adanya peningkatan status dari madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat menjadi madrasah negeri akan dapat meningkatkan animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya pada madrasah.

Rencana pembiayaan pendidikan[edit]

RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN MADRASAH (RKAM) TAHUN ANGGARAN 2023

 

Madrasah/PPS                                              : MAS AL-HIDAYAH BORONG

NSM                                                               131253190003

Kecamatan                                                   : -

Kabupaten / Kota                                         : Manggarai Timur

Provinsi                                                        : Nusa Tenggara Timur

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

1

 

APBN - BOS

Tahap 1

 

 

 

 

 

 

 

2

3.2

 

1. Proses Pembelajaran dilaksnakan dengan tepat

13.406.000

13.406.000

0

3

3.2.1

 

A.Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar

 

 

 

1.901.000

1.901.000

0

4

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Amplop Kertas

>> Amplop Coklat

5 buah

3.000

0

15.000

15.000

0

5

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Kertas Hvs

>> Kertas Folio Bergaris

6 box

56.000

0

336.000

336.000

0

6

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Kertas Hvs

>> Biaya -Kertas Hvs Lainnya

10 pak

65.000

0

650.000

650.000

0

7

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Buku Nota & Kwitansi

>> Buku kwitansi

5 buku

50.000

0

250.000

250.000

0

8

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Kertas Hvs

>> Kertas HVS

10 pak

65.000

0

650.000

650.000

0

9

3.2.11

 

A.Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler

 

 

 

2.758.000

2.758.000

0

10

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Staples Remover

>> Biaya -Staples Remover Lainnya

1 buah

1.000.000

0

1.000.000

1.000.000

0

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Sekolah/Laboratorium Fisika

>> Kompas saku

12

 

 

> Elektronik/Aksesoris Elektronik

>> Dispenser Air Galon

6 galon

15.000

0

90.000

90.000

0

13

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan Dinas

>> Biaya Akomodasi

1 hari

1.000.000

0

1.000.000

1.000.000

0

14

 

 

> Perlengkapan dan Alat Peraga Sekolah/Alat Peraga Sekolah/Olah Raga

>> tenda pramuka

1 buah

250.000

0

250.000

250.000

0

15

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Bendera

>> Bendera Merah Putih

1 buah

150.000

0

150.000

150.000

0

16

 

 

> Perlengkapan dan Alat Peraga Sekolah/Alat Peraga Sekolah/Olah Raga

>> tenda pramuka

1 buah

250.000

0

250.000

250.000

0

17

3.2.7

 

A.Bimbingan Pelajaran oleh Guru

 

 

 

8.747.000

8.747.000

0

18

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan Dinas

>> Biaya Akomodasi

1 ob

7.959.000

0

7.959.000

7.959.000

0

19

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Rapat/Makanan

>> Nasi Kotak + minum gelas

10

bungkus

41.000

0

410.000

410.000

0

20

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Cetak dan Penggandaan

>> Fotocopy

120

lembar

400

0

48.000

48.000

0

21

 

 

> Daya & Jasa/Pulsa/Pulsa Prabayar

>> Pulsa Prabayar

6 ob

55.000

0

330.000

330.000

0

22

4.5

 

2. Penialain dilakukan sesuai prosedur

656.000

656.000

0

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

24

 

 

> Buku Perpustakaan/Lainnya

>> Biaya -Lainnya Lainnya

8 orang

41.000

0

328.000

328.000

0

25

 

 

> Buku Perpustakaan/Lainnya                                                        8 orang

>> Biaya -Lainnya Lainnya

41.000

0

328.000

328.000

0

26

5.1

 

3. Penyediaan dan Peningkatan Kompetensi Guru

4.000.000

4.000.000

0

27

5.1.3

 

C.Kegiatan KKG/MGMP

 

 

4.000.000

4.000.000

0

28

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan Dinas

>> Transport

4 ob

1.000.000

0

4.000.000

4.000.000

0

29

6.2

 

4. Penyediaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran Yang Lengkap dan Layak

 

 

6.242.000

6.242.000

0

30

6.2.17

 

D.Pemeliharaan perabot / meubelair

5.492.000

5.492.000

0

31

 

 

> Perlengkapan dan Alat Peraga Sekolah/Lemari                            1 buah

>> Lemari

5.000.000

0

5.000.000

5.000.000

0

32

 

 

> Elektronik/Barang Elektronik Lainnya

>> Biaya -Barang Elektronik Lainnya Lainnya

1 buah

492.000

0

492.000

492.000

0

33

6.2.41

 

D.Pemeliharaan Toilet dan Sarana Sanitasi Air Bersih Madrasah

 

 

750.000

750.000

0

34

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah/Perlengkapan Lainnya

>> Floor Drain / Saringan WC

1 buah

750.000

0

750.000

750.000

0

35

7.1

 

5. Perencanaan pengelolaan Madrasah

 

 

2.244.000

2.244.000

0

36

7.1.8

 

E.Penyusunan Program RKJM/RPS/RKT/RAPBS/RKAM

2.244.000

2.244.000

0

37

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan           1 hari Dinas

>> Transport

2.244.000

0

2.244.000

2.244.000

0

38

7.2

 

6. Pelaksanaan Pengelolaan Madrasah

16.500.000

16.500.000

0

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

40

 

 

> Komputer dan Aksesoris/Laptop/Laptop Kantor

>> Laptop

1 buah

16.500.000

0

16.500.000

16.500.000

0

41

8.2

 

7. Penyediaan Beban Operasional Madrasah

 

 

 

9.583.520

9.583.520

0

42

8.2.1

 

G.Penyediaan Beban Operasional Madrasah (ATK, listrik, telp, air, keamanan, kebersihan, dll)

9.583.520

9.583.520

0

43

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat-Obatan

>> Alkohol

6 kotak

34.000

0

204.000

204.000

0

44

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat-Obatan

>> Minyak Kayu Putih

1 botol

85.000

0

85.000

85.000

0

45

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Spidol

>> Spidol Board Marker

5 pak

190.000

0

950.000

950.000

0

46

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Rapat/Makanan

>> Nasi Kotak + minum gelas

13 kotak

41.000

0

533.000

533.000

0

47

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Rapat/Makanan

>> Biaya -Makanan Lainnya

1 %

520

0

520

520

0

48

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Cetak dan Penggandaan

>> Fotocopy

300

lembar

400

0

120.000

120.000

0

49

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Spanduk

>> Spanduk (satuan meter persegi)

5 meter

180.000

0

900.000

900.000

0

50

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Stapler & Staples

>> Staples

6 box

20.000

0

120.000

120.000

0

51

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Lem

>> Lem kertas jumbo botol

5 botol

20.000

0

100.000

100.000

0

52

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Tali Rafia

>> Tali Rafia

1 bungkus

20.000

0

20.000

20.000

0

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

54

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Spidol

>> Tinta spidol whiteboard

6 dos

360.000

0

2.160.000

2.160.000

0

55

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Isolasi / Selotip

/ Lakban

>> Isolasi

1 buah

25.000

0

25.000

25.000

0

56

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Spanduk

>> Biaya -Spanduk Lainnya

1 hari

700.000

0

700.000

700.000

0

57

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat-Obatan

>> Biaya -Obat-Obatan Lainnya

1 strip

85.000

0

85.000

85.000

0

58

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Spidol

>> Spidol Board Marker

1 buah

10.000

0

10.000

10.000

0

59

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Rapat/Makanan

>> Snack + minum gelas

50 kotak

10.000

0

500.000

500.000

0

60

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat-Obatan

>> Obat sakit kepala/pereda nyeri/sakit gigi/Flu

6 pak

15.000

0

90.000

90.000

0

61

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Amplop & Map/Map

>> Stopmap

1 pak

93.000

0

93.000

93.000

0

62

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Amplop & Map/Map

>> Map

6 buah

15.000

0

90.000

90.000

0

63

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Cutter

>> Cutter Besar

1 buah

8.000

0

8.000

8.000

0

64

 

 

> Daya & Jasa/Langganan Internet/Internet Prabayar

>> Internet Prabayar

6 buah

200.000

0

1.200.000

1.200.000

0

65

 

 

> Elektronik/Printer & Scanner/Tinta & Cartridge

>> Tinta Refill Printer

2 pak

140.000

0

280.000

280.000

0

66

 

 

> Daya & Jasa/Listrik/Listrik Token

>> Listrik Token

6 bulan

210.000

0

1.260.000

1.260.000

0

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

>> Biaya -Obat-Obatan Lainnya

68

8.3

 

8. Pengelolaan Dana Operasional Madrasah

44.353.480

44.353.480

0

69

8.3.2

 

H.Penyusunan Laporan Biaya Operasional madrasah

 

 

 

2.650.000

2.650.000

0

70

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan Dinas

>> Transport

1 bulan

2.000.000

0

2.000.000

2.000.000

0

71

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Alat Tulis Kantor Lainnya

>> Materai

1 pak

650.000

0

650.000

650.000

0

72

8.3.6

 

H.Penyusunan Standar Biaya Madrasah

41.703.480

41.703.480

0

73

 

 

> Honor dan Upah/Honor

>> Gaji/Honor Rutin PTK/Operator

1 bulan

6.950.580

0

6.950.580

6.950.580

0

74

 

 

> Honor dan Upah/Honor

>> Gaji/Honor Rutin PTK/Operator

1 bulan

6.950.580

0

6.950.580

6.950.580

0

75

 

 

> Honor dan Upah/Honor

>> Gaji/Honor Rutin PTK/Operator

1 bulan

6.950.580

0

6.950.580

6.950.580

0

76

 

 

> Honor dan Upah/Honor

>> Gaji/Honor Rutin PTK/Operator

3 bulan

6.950.580

0

20.851.740

20.851.740

0

 

 

Sub Total

 

 

 

 

 

96.985.000

0

1

 

APBN - BOS

Tahap 2

 

 

 

 

2

3.2

 

1. Proses Pembelajaran dilaksnakan dengan tepat

 

 

 

5.831.500

0

5.831.500

3

3.2.1

 

A.Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar

1.667.000

0

1.667.000

4

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Kertas Hvs

>> Kertas HVS

10 rim

65.000

0

650.000

0

650.000

5

 

 

> Buku Pendamping/Guru/Wajib/MA/Kelas X

>> Kimia

1 buku

92.000

0

92.000

0

92.000

 

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

6

 

 

> Buku Pendamping/Guru/Wajib/MA/Kelas XI

>> Biologi

1 buku

105.000

0

105.000

0

105.000

7

 

 

> Buku Pendamping/Guru/Wajib/MA/Kelas XI

>> Fisika

1 buku

92.000

0

92.000

0

92.000

8

 

 

> Buku Teks Utama/Siswa/MA/Kelas X

>> Biaya -Kelas X Lainnya

1 buku

288.000

0

288.000

0

288.000

9

 

 

> Buku Pendamping/Guru/Wajib/MA/Kelas X

>> Buku PPKn Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

1 buku

50.000

0

50.000

0

50.000

10

 

 

> Buku Teks Utama/Guru/MA/Kelas X

>> Buku Aqidah Akhlak

1 buku

105.000

0

105.000

0

105.000

11

 

 

> Buku Pendamping/Siswa/Peminatan/MA/Kelas X

>> Buku Aqidah Akhlak

1 buku

105.000

0

105.000

0

105.000

12

 

 

> Buku Pendamping/Siswa/Peminatan/MA/Kelas X

>> Buku Fisika

1 buku

80.000

0

80.000

0

80.000

13

 

 

> Buku Teks Utama/Siswa/MA/Kelas XII

>> Buku Mapel - Bahasa Indonesia

1 buku

50.000

0

50.000

0

50.000

14

 

 

> Buku Teks Utama/Guru/MA/Kelas X

>> Buku Biologi

1 buku

50.000

0

50.000

0

50.000

15

3.2.7

 

A.Bimbingan Pelajaran oleh Guru

4.164.500

0

4.164.500

16

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan Dinas

>> Biaya Akomodasi

1 ob

4.164.500

0

4.164.500

0

4.164.500

17

4.5

 

2. Penialain dilakukan sesuai prosedur

574.000

0

574.000

18

4.5.5

 

B.Pelaksanaan Ujian Madrasah

 

 

 

574.000

0

574.000

19

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Rapat/Makanan

>> Nasi Kotak + minum gelas

7 bungkus

41.000

0

287.000

0

287.000

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

>> Nasi Kotak + minum gelas

21

5.1

 

3. Penyediaan dan Peningkatan Kompetensi Guru

3.000.000

0

3.000.000

22

5.1.3

 

C.Kegiatan KKG/MGMP

 

 

3.000.000

0

3.000.000

23

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan Dinas

>> Transport

3 ob

1.000.000

0

3.000.000

0

3.000.000

24

6.2

 

4. Penyediaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran Yang Lengkap dan Layak

 

 

16.453.120

0

16.453.120

25

6.2.17

 

D.Pemeliharaan perabot / meubelair

15.703.120

0

15.703.120

26

 

 

> Perlengkapan dan Alat Peraga Sekolah/Kursi

>> Kursi

16 buah

100.000

0

1.600.000

0

1.600.000

27

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah/Perlengkapan Lainnya

>> Biaya -Perlengkapan Lainnya Lainnya

1 buah

15.000

0

15.000

0

15.000

28

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah/Perlengkapan Lainnya

>> Biaya -Perlengkapan Lainnya Lainnya

1 buah

9.012.620

0

9.012.620

0

9.012.620

29

 

 

> Perlengkapan dan Alat Peraga Sekolah/Lemari

>> Lemari

1 buah

5.000.000

0

5.000.000

0

5.000.000

30

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah/Perlengkapan Lainnya

>> Kunci Pintu

1 buah

75.500

0

75.500

0

75.500

31

6.2.41

 

D.Pemeliharaan Toilet dan Sarana Sanitasi Air Bersih Madrasah

750.000

0

750.000

32

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah/Perlengkapan Lainnya

>> Floor Drain / Saringan WC

1 buah

750.000

0

750.000

0

750.000

33

7.1

 

5. Perencanaan pengelolaan Madrasah

2.244.000

0

2.244.000

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

35

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan Dinas

>> Transport

1 hari

2.244.000

0

2.244.000

0

2.244.000

36

7.2

 

6. Pelaksanaan Pengelolaan Madrasah

 

16.500.000

0

16.500.000

37

7.2.2

 

F.Pengadaan Sarana Administrasi Perkantoran

16.500.000

0

16.500.000

38

 

 

> Komputer dan Aksesoris/Laptop/Laptop Kantor

>> Laptop

1 buah

16.500.000

 

0

16.500.000

0

16.500.000

39

8.2

 

7. Penyediaan Beban Operasional Madrasah

10.308.900

0

10.308.900

40

8.2.1

 

G.Penyediaan Beban Operasional Madrasah (ATK, listrik, telp, air, keamanan, kebersihan, dll)

 

10.308.900

0

10.308.900

41

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat-Obatan

>> Obat sakit kepala/pereda nyeri/sakit gigi/Flu

6 box

15.000

0

90.000

0

90.000

42

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat Serangga

>> Biaya -Obat Serangga Lainnya

1 botol

25.000

 

0

25.000

0

25.000

43

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat-Obatan

>> Minyak Kayu Putih

1 botol

85.000

0

85.000

0

85.000

44

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat Serangga

>> Biaya -Obat Serangga Lainnya

1 botol

85.000

 

0

85.000

0

85.000

45

 

 

> Daya & Jasa/Langganan Internet/Internet Prabayar

>> Internet Prabayar

6 bulan

200.000

0

1.200.000

0

1.200.000

46

 

 

> Daya & Jasa/Listrik/Listrik Token

>> Listrik Token

6 bulan

210.000

 

0

1.260.000

0

1.260.000

47

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat-Obatan

>> Alkohol

6 box

34.000

0

204.000

0

204.000

48

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Kertas Hvs

>> Biaya -Kertas Hvs Lainnya

10 rim

65.000

 

0

650.000

0

650.000

49

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Amplop Kertas

>> Amplop Coklat

4 buah

3.000

0

12.000

0

12.000

 

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

50

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Amplop Kertas

>> Amplop Coklat

4 buah

3.000

0

12.000

0

12.000

51

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Amplop Kertas

>> Amplop Coklat

4 buah

3.000

0

12.000

0

12.000

52

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Buku Nota & Kwitansi

>> Buku kwitansi

5 buah

50.000

0

250.000

0

250.000

53

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Buku Nota & Kwitansi

>> Buku kwitansi

5 buah

50.000

0

250.000

0

250.000

54

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Spidol

>> Spidol Board Marker

6 box

190.000

0

1.140.000

0

1.140.000

55

 

 

> Elektronik/Printer & Scanner/Tinta & Cartridge

>> Tinta Refill Printer

1 botol

140.000

0

140.000

0

140.000

56

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Cutter

>> Cutter Besar

1 buah

8.000

0

8.000

0

8.000

57

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Amplop & Map/Map

>> Map

6 buah

15.000

0

90.000

0

90.000

58

 

 

> Elektronik/Printer & Scanner/Tinta & Cartridge

>> Biaya -Tinta & Cartridge Lainnya

3 buah

551.300

0

1.653.900

0

1.653.900

59

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Tali Rafia

>> Tali Rafia

1 buah

40.000

0

40.000

0

40.000

60

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Lem

>> Lem kertas jumbo botol

5 buah

20.000

0

100.000

0

100.000

61

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Block Note

>> Biaya -Block Note Lainnya

1 buku

20.000

0

20.000

0

20.000

 

 

No

No Kode

 

Sumber Dana

 

Uraian

 

Koefisien

 

Harga

 

Pajak

Jumlah (dalam Rp.)

Tahap

I

II

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

>> Isolasi

63

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Spidol

>> Spidol Board Marker

1 buah

10.000

0

10.000

0

10.000

64

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Obat-Obatan

>> Anti kembung dan Maag

1 tablet

12.000

0

12.000

0

12.000

65

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kertas. Notebook & Catatan/Kertas Hvs

>> Kertas Folio Bergaris

5 rim

56.000

0

280.000

0

280.000

66

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Spidol

>> Tinta spidol whiteboard

6 dos

360.000

0

2.160.000

0

2.160.000

67

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Gunting

>> Gunting

2 buah

15.000

0

30.000

0

30.000

68

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Stapler & Staples

>> Staples

6 buah

20.000

0

120.000

0

120.000

69

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Kebutuhan Sekolah Lainnya/Cetak dan Penggandaan

>> Fotocopy

300

lembar

400

0

120.000

0

120.000

70

 

 

> Kebutuhan Sekolah/Alat Tulis Kantor/Penggaris

>> Penggaris besi stainless

1 buah

25.000

0

25.000

0

25.000

71

 

 

> Buku Perpustakaan/Lainnya

>> Biaya -Lainnya Lainnya

1 buah

200.000

0

200.000

0

200.000

72

8.3

 

8. Pengelolaan Dana Operasional Madrasah

 

 

 

43.703.480

0

43.703.480

73

8.3.2

 

H.Penyusunan Laporan Biaya Operasional madrasah

2.000.000

0

2.000.000

74

 

 

> Sewa, Perjalanan Dinas dan biaya Pendaftaran/Perjalanan Dinas

>> Transport

1 bulan

2.000.000

0

2.000.000

0

2.000.000

75

8.3.6

 

H.Penyusunan Standar Biaya Madrasah

41.703.480

0

41.703.480

 

 
 
 

 


 

Proses pembelajaran[edit]

DATA PROSES PEMBELAJARAN

 

  1. Pengaturan Beban Belajar

Beban belajar di MAS Al Hidayah Borong menggunakan sistem paket dengan ketentuan sebagai berikut:

SATUAN PENDIDIKAN

KELAS

SATU JAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA

(MENIT)

JUMLAH JAM PEMBEL. PER MINGGU

MINGGU EFEKTIF PER TAHUN PELAJARAN

WAKTU PEMBELAJARAN PER TAHUN

JUMLAH JAM

PER TAHUN

(60 MENIT)

 

 

 

MA AL-HIDAYAH BORONG

 

X

 

XI

 

XII

 

45

 

45

 

45

 

51

 

51

 

51

 

38

 

38

 

38

 

Kelas :

X   . 2295

XI  . 2295

XII . 2295

Jam Pembelajaran

 

Kelas :

X     87.210

XI  . 87.210

XII . 87.210 menit

 

Kelas :

X   . 1454

XI  . 1454

XII.  1454

Secara oprasional alokasi waktu penugasan alokasi waktu untuk Penugasan Terstruktur (PT) dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) maksimal 80 % dari waktu kegiatan tatap muka per minggu mata pelajaran yang bersangkutan

  1. Kelender Pendidikan
  1. Alokasi Waktu
  1. Kurikulum satuan Pendidikan pada setiap jenis dan jenjang diselenggarakan dengan mengikuti kelender Pendidikan pada setiap tahun ajaran. Kelender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.
  2. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. Madrasah dapat mengalokasikan lamanya minggu efektif belajar sesuai dengan keadaan dan kebutuhannya.
  3. Waktu pembelajaraan efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajan untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembahan diri.
  4. permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan Pendidikan.
  5. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan Pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari internasional dan hari libur khusus.
  6. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional/Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, kepala daerah tingkat kabupaten/kota/organisasi penyelenggara Pendidikan dapat menempatkan hari libur khusus.
  7. Madrasah pada daerah tertentu yang memerlukan libur keagamaan sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. Bagi madrasah yang memerlukan kegiatan khusus dapat mengalokasikan waktu secara khusus tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif.

Tabel Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan

  •  
  •  

Alokasi waktu

  •  
  1.  

Minggu efektif belajar

Minimum 36 minggu

Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan

  1.  

Jeda antar semester

Maksimum 2 minggu

Antara semester I dan II

  1.  

Libur akhir tahun pelajaran

Maksimum 3 minggu

Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran.

  1.  

Hari libur keagamaan

2-4 minggu

Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif

  1.  

Hari libur umum/nasional

Maksimum 1 minggu

Disesuaikan dengan peraturan pemerintah

  1.  

Hari libur khusus

Maksimum 1 minggu

Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing

  1.  

Kegiatan khusus madrasah

Maksimum 3 minggu

Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif.

 

  1. Rencana Kegiatan MAS Al Hidayah Borong
  1. Rincian dan rencana kegiatan MAS Al Hidayah Borong TP 2021/2022 sebagai berikut:

 

Tabel Rencana Kegiatan MAS Al Hidayah Borong TP 20212022

  •  
  •  

Uraian Kegiatan

SEMESTER GANJIL

  1.  

12 Juli

Hari pertama sm ganjil

  1.  

20 Juli

Hari raya idul adha 1442 H

  1.  

10 Agustus

Tahun baru Islam 1443 H

  1.  

17 Agustus

HUT Kemerdekaan RI

  1.  

19 Oktober

Maulid Nabi Muhammad SAW

  1.  

29 November-11 Desember

Rentang Waktu PAS

  1.  

17 Desember

Pembagian rapor Sm Ganjil

  1.  

24-25 Desember

Hari raya Natal

SEMESTER Genap

  1.  

1 Januari

Tahun baru Mesehi

  1.  

3 Januari

HAB Kementerian Agama

  1.  

3 januari

Hari Pertama SM Genap

  1.  

1 Februari

Tahun Baru imlek

  1.  

1 Maret

Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

  1.  

3 Maret

Hari Raya Nyepi

  1.  

15 April

Wafat Yesus Kristus

  1.  

1 Mei

Hari Buruh Nasional

  1.  

2-3 Mei

Hari raya idul fitri

  1.  

16 Mei

Hari Raya Waisak

  1.  

26 Mei

Kenaikan Isa Almasih

  1.  

30 Mei-11 Juni

  •  
  1.  

17 Juni

Pembagian Rapot SM Genap

 

 

 

 

 

 

 

  1. Rincian dan rencana kegiatan MAS Al Hidayah Borong TP 2022/2023 sebagai berikut

 

Tabel Rencana Kegiatan MAS Al Hidayah Borong TP 2022/2023

  •  
  •  

Uraian Kegiatan

SEMESTER GANJIL

  1.  

18-23 Juli

  •  
  1.  

30 Juli

Tahun Baru Islam

  1.  

17 Agustus

HUT RI 77

  1.  

26 September- 1 Oktober

PTS sm Ganjil

  1.  

8 Oktober

Mauled Nabi Muhammad SAW

  1.  

28 Oktober

Sumpah Pemuda

  1.  

5-17 Desember

PAS sm Ganjil

  1.  

23-24 Desember

Pembagian rapor

  1.  

25 Desember

Hari raya Natal

SEMESTER GENAP

  1.  

01 Januari

Tahun Baru Masehi

  1.  

02 Januari

Awal sm Genap

  1.  

03 Januari

HAB KEMENAG

  1.  

22 Januari

Hari Raya Imlek

  1.  

18 Februari

Isra Mi’raj

  1.  

13-18 Maret

PTS sm Genap

  1.  

20-22 Maret

Libur awal puasa

  1.  

22 Maret

Hari Raya Nyepi

  1.  

03-15 April

Perkiraan UM MA

  1.  

07 April

Kenaikan Isa Almasih

  1.  
  1.  

Hari Raya Idul Fitri 1444 H

  1.  

01 Mei

Hari Buruh

  1.  

06 Mei

Hari Raya Waisak

  1.  

18 Mei

Kenaikan Yesus Kristus

  1.  

01 Juni

Hari Lahir Pancsila

  1.  

29 Mei-10 Juni

Perkiraan PAS Genap

 

  1. Rincian dan rencana kegiatan MAS Al Hidayah Borong TP 2023/2024 sebagai berikut

 

Tabel Rencana Kegiatan MAS Al Hidayah Borong TP 2023/2024

  •  
  •  

Uraian Kegiatan

SEMESTER GANJIL

  1.  

17-22 Juli

  •  
  1.  

19 Juli

Tahun Baru Islam

  1.  

17 Agustus

HUT RI ke 78

  1.  

18-23 September

PTS sms Ganjil

  1.  

28 September

Mauled Nabi Muhammad SAW

  1.  

27-30 November

Perkiraan PAS sm Ganjil

  1.  

01-09 Desember

Perkiraan PAS sm Ganjil

  1.  

23 Desember

Pembagian Rapor

  1.  

25-25 Desember

Hari Raya Natal

  1.  

27-30 Desember

Libur Pembelajaran Semester Ganjil

  1.  

01 Januari

Tahun Baru Masehi

SEMESTER GENAP

  1.  

02 Januari

Awal sm Genap

  1.  

03 Januari

HAB KEMENAG

  1.  

08 Februari

Isra Mi’raj Muhammad SAW

  1.  

10 Februari

Tahun Baru Imlek

  1.  

11 Maret

Hari Raya Nyepi

  1.  

11-13 Maret

Liburan pembukaan Puasa

  1.  

18-23 Maret

PTS sm Genap

  1.  

18-30 Maret

Perkiraan Assesmen Madrasah

  1.  

29 Maret

Kenaikan Isa Al Masih

  1.  

31 Meret

Hari raya paskah

  1.  

01-06 April

Perkiraan AssesmenMadrasah

  1.  

08-13 April

Libur Hari Raya idul Fitri

  1.  

10-11 April

Hari Raya Idul Fitri

  1.  

01 Mei

Hari Buruh

  1.  

09 Mei

Kenaikan Yesus Kristus

  1.  

23 Mei

Hari Buruh

  1.  

27-31 Mei

Perkiraan PAS sm Genap

  1.  

01 Juni

Hari Lahir Pancasila

  1.  

03-08 Juni

Perkiraan PAS sm Genap

  1.  

17 Juni

Hari Raya Idul Adha

  1.  

22 Juni

Pembagian Rapor

  1.  

24-30 Juni

Libur Pembelajaran sm Genap

 

  1. Rencana Kelender Pendidikan
  1. Permulaan tahun pelajaran adalah bulan juli setiap tahun dan berakhir pada bulan juni tahun berikutnya
  2. Hari lbur madrasah dtetapkan berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional/Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, kepala daerah tingkat kabupaten, kota/organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.
  3. Pemerintah pusat/provinsi/kabupaten/kota dapat menetapkan hari libur serentak untuk satuan-satuan pendidikan.
  4. Kelender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh masing-masing satuan pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen standard isi ini dengan memerhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.
  5. Hari belajar efektif adalah hari belajar yang betul-betul digunakan untuk kegiatan pembelajaran, sesuai dengan tuntutan kurikulum.

Jumlah hari efektif dalam satu tahun pelajaran 2021/2022 adalah 254 hari, satu tahun pelajaran 2022/2023 adalah 263 hari dan satu tahun pelajaran 2023/2024 adalah 261 hari.

Sesuai acuan penetapan Kalender Pendidikan MAS Al Hidayah Brorong berdasarkan:

  1. Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RepubliK Indonesia
  2. Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur
  3. Edaran Kelapa Kantor Kementerian Agama Kab. Manggarai timur
  1. Ekstrakurikuler
  2. S Al Hidayah Borong menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler sebagai suplemen dari usaha pengembangan potensi, bakat, minat dan karakter peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan di luar jam pembelajaran intrakurikuler. MAS Al Hidayah Borong menyediakan dua jenis kegiatan ekstra kurikuler yaitu ekstra kurikule wajib dan pilihan.
  1. Ekstrakurikuler Wajib
  1. Pramuka

Kegiatan Pramuka di laksanakan pada setiap minggu pada hari rabu sore dari pukul 15.00 – 17.15, dan kegiatan pramuka wajin di ikuti seluruh peserta didik dari kelas X, XI Dan XII

  1. Keagamaan

Kegiatan keagamaan di laksanakan pada setiap minggu pada hari yang ditetapkan.

Hari kegiatan

Waktu kegiatan

Jenis kegiatan

Kamis sore

       15.00 – 17.15

 

  • Tadarus Al-quran
  • BTQ
  • Muhadarah
  • Tafsir Al qur’an

 

  •  

 

07.00 – 07.45

  • Yasinan
  • Kultum
  • Do’a

setiap kegiatan keagamaan wajib di ikuti seluruh peserta didik dari kelas X, XI dan XII

 

  1. Ekstrakurikuler Pilihan
  •  

Jenis Kegiatan

Waktu pelaksanaan

  •  

Seni tari

Seni Musik

15.00 – 17.15

  •  

Bola kaki

Bola voli

  •  

 

15.00 – 17.15

Kegiatan kesenian dan keegiatan olahraga diikuti oleh peserta didik dari kelas X, XI dan XII yang memilih eksra kurikuler olaraga sesuai dengan minat dan bakat peserta didik

 

 

 

Sistem evaluasi pembelajaran dan program[edit]

SISTEM EVALUASI PEMBELAJARAN DAN PROGRAM

MAS AL HIDAYAH BORONG

 

  1. KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ditentukan oleh MA MAS Al Hidayah Borong mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik,  karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan. KKM dirumuskan dengan memperhatikan 3 (tiga) aspek, yaitu kompleksitas materi/kompetensi, intake (kualitas peserta didik), serta daya dukung satuan pendidikan. Aspek kompleksitas materi/kompetensi yaitu memperhatikan kompleksitas KD dengan mencermati kata kerja yang terdapat pada KD tersebut dan berdasarkan data empiris dari pengalaman guru dalam membelajarkan KD tersebut pada waktu sebelumnya. Semakin tinggi aspek kompleksitas materi/kompetensi, semakin menantang guru untuk meningkatkan kompetensinya. Aspek daya dukung antara lain memperhatikan ketersediaan guru, kesesuaian latar belakang pendidikan guru dengan mata pelajaran yang diampu, kompetensi guru, rasio jumlah peserta didik dalam satu kelas, sarana prasarana pembelajaran, dukungan dana, dan kebijakan madrasah. Semakin tinggi aspek daya dukung, semakin tinggi pula nilainya.

Aspek intake yaitu memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentifikasi antara lain berdasarkan hasil ujian nasional pada jenjang pendidikan sebelumnya, hasil tes awal yang dilakukan oleh madrasah, atau nilai rapor sebelumnya. Semakin tinggi aspek intake, semakin tinggi pula nilainya. Secara teknis prosedur penentuan KKM pada MA MAS Al Hidayah Borong adalah (1) Menetapkan KKM per KD, (2) Menetapkan KKM mata pelajaran, (3) Menetapkan KKM tingkatan kelas pada satuan pendidikan.Untuk menentukan KKM per KD, MA MAS Al Hidayah Borong menggunakan skala penilaian yang disepakati oleh guru mata pelajaran sebagaimana pada table berikut.

Tabel 3.4 Skala Penilaian Penentuan KKM

Aspek yang dianalisis

Kriteria dan Skala Penilaian

(dalam Rentang 0-100)

Kompleksitas

Tinggi < 60

Sedang

61 - 80

Rendah  81 -100

Daya Dukung

Rendah  81 - 100

Sedang

61 - 80

Tinggi < 60

Intake

Rendah   81 - 100

Sedang

61 - 80

Tinggi < 60

 

 

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Hasil Belajar

Tahun Pelajaran 2023/2024

Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA)

Mata Pelajaran

KKM

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

KELOMPOK A (UMUM)

I

II

I

II

I

II

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

 

 

 

 

 

 

a. Al Qur’an Hadis

68

68

70

70

72

72

b. Akidah Akhlak

68

68

70

70

72

72

c. Fikih

68

68

70

70

72

72

d. Sejarah Kebudayaan Islam

68

68

70

70

72

72

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

68

68

70

70

72

72

3.

Bahasa Indonesia

68

68

70

70

72

72

4.

Bahasa Arab

68

68

70

70

72

72

5.

Matematika

65

65

68

68

70

70

6.

Sejarah Indonesia

68

68

70

70

72

72

7.

Bahasa Inggris

68

68

70

70

72

72

KELOMPOK B (UMUM)

 

 

 

 

 

 

1.

Seni Budaya

68

68

70

70

72

72

2.

Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan

68

68

70

70

72

72

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

68

68

70

70

72

72

4.

Muatan  Lokal

68

68

70

70

72

72

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

 

 

 

 

 

 

1

Matematika

65

65

68

68

70

70

2

Biologi

68

68

70

70

72

72

3

Fisika

68

68

70

70

72

72

4

Kimia

68

68

70

70

72

72

Mata pelajaran Pilihan

 

 

 

 

 

 

  1.  
  •  

68

68

70

70

72

72

  1.  
  •  

68

68

70

70

72

72

 

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Hasil Belajar

Tahun Pelajaran 2023/2024

Peminatan Ilmu Ilmu Sosial(IIS)

Mata Pelajaran

Alokasi Waktu

Perpekan

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

KELOMPOK A (UMUM)

I

II

I

II

I

II

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

 

 

 

 

 

 

a. Al Qur’an Hadis

68

68

70

70

72

72

b. Akidah Akhlak

68

68

70

70

72

72

c. Fikih

68

68

70

70

72

72

d. Sejarah Kebudayaan Islam

68

68

70

70

72

72

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

68

68

70

70

72

72

3.

Bahasa Indonesia

68

68

70

70

72

72

4.

Bahasa Arab

68

68

70

70

72

72

5.

Matematika

65

65

68

68

70

70

6.

Sejarah Indonesia

68

68

70

70

72

72

7.

Bahasa Inggris

68

68

70

70

72

72

KELOMPOK B (UMUM)

 

 

 

 

 

 

1.

Seni Budaya

68

68

70

70

72

72

2.

Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan

68

68

70

70

72

72

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

68

68

70

70

72

72

4.

Muatan  Lokal

68

68

70

70

72

72

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan akademik:

 

 

 

 

 

 

1

Geografi

65

65

68

68

70

70

2

Sejarah

68

68

70

70

72

72

3

Sosiologi

68

68

70

70

72

72

4

Ekonomi

68

68

70

70

72

72

Mata pelajaran Pilihan

 

 

 

 

 

 

  1.  
  •  

68

68

70

70

72

72

  1.  
  •  

68

68

70

70

72

72

  1.  
  •  

68

68

70

70

72

72

 

Satuan pendidikan ini menggunakan prinsip Mastery Learning ( ketunsasan belajar) ada perlakuan khusus untuk peserta didik yang belum maupun sudah mencapai ketuntasan. Peserta didik yang belum dapat mencapai ketuntasan belajar harus mengikuti program perbaikan (remedial) sampai mencapai ketuntasan belajar yang dipersyaratkan (pelaksanaan remedial test maksimal dua kali). Siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar dapat mengikuti progam pengayaan (Enrichment) . kegiatan perbaikan dan pengayaan dilaksanakan diluar jam tatap muka dengan jadwal yang telah diatur oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan.

  1. Program Remedial (Perbaikan)

Remedial wajib diikuti oleh peserta didik yang belum mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar atau indikator

  1. Kegiatan remedial dilaksanakan didalam/diluar jam pemelajaran
  2. Kegiatan remedial meliputi remedial pembelajaran dan remedial penilaian
  3. Penilaian dalam program remedial dapat berupa tes mapun non-tes
  4. Kesempatan mengikuti kegiatan remedial
  5. Nilai remedial dapat melampaui KKM

 

 

  1. Program Pengayaan
  1. Pengayaan boleh diikuti oleh pesera didik yang telah mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar
  2. Kegiatan pengayaan dilaksanakan didalam /diluar jam  pelajaran
  3. Penilaian dalam program pengayaan dapat berupa tes atau non-tes. Nilai pengayaan yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya dapat digunakan.
  1. KRITERIA KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. Kriteria kenaikan kelas diatur oleh masing-masing direktorat teknis terkait

  1. Nilai Akademik
  1. Kriteria Kenaikan Kelas
  • Peserta didik harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran di kelas yang bersangkutan seperti nilai tugas, nilai harian serta mengikuti Penilaian Tengan Semester dan Penilaian Akhir Semester Ganjil dan genap ( PTS dan PAS),  Madrasah Aliyah Al-Hidayah Borong.
  • Nilai Semua KD harus Lengakap, baik komponen pengetahuan maupun  keterampilan
  • Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI dan XII, apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntsan belajar minimal lebih dari 2 komponen nilai ( pengetahuan dan keterampilan)
  • Nilai sikap tidak boleh berpredikat C ( cukup)
  • Memiliki rapor di kelasnya masing-masing
  1. Penentuan Kenaikan Kelas
  • Penentuan siswa yang naik kelas dilakukan oleh madrasah dalam suatu rapat dewan guru dengan mempertimbangkan SKB, sikap/budi pekerti dan kehadiran siswa yang bersangkutan.
  • Siswa yang dinyatakan naik kelas, rapornya dituliskan naik kelas
  • Siswa yang tidak naik kelas harus mengulang di kelasnya.
  1. Nilai Non Akademik
  1. Kehadiran Siswa di sekolah Sekurang-kurangnya 85 % dari jam kegiatan belajar efektif
  2. Kepribadian ( Sikap dan perilaku, kerajinan dan kerapian) harus bernilai minimal baik
  3. Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI dan XII, apabila yang bersangkutan mempunai rekap jumlah poin pelanggaran tata tertib lebih/sama dengan 60% dengan bentuk pelanggaran seperti yang tercantum dalam aturan madrasah.
  1. Kelulusan

Peserta didik Madrasah Aliyah Swasta Al Hidayah Borong dinyatakan lulus apabila memenuhi kriteri-kriteria sebagai berikut:

  1. Memiliki nilai raport yang lengkap dari kelas X hingga kelas XII atau Nilai Raport Semester 1 s/d Semester 6
  2. Memiliki nilai ujian untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan baik secara tulis  maupun praktik.
  3. Lulus Ujian Madrasah setiap mata pelajaran memiliki nilai minimal sebagai berikut:

                     KELOMPOK MIPA

NO

MATA PELAJARAN

 

NILAI

 

KELOMPOK A (UMUM)

 

1

Pendidikan Agama Islam

 

 

  1. Al-Qur’an Hadits

72

 

  1. Aqidah Akhlaq

72

 

  1. Fiqih

72

 

  1. Sejarah Kebudayaan Islam

72

2

PKn

72

3

Bahasa Indonesia

72

4

Bahasa Arab

72

5

Matematika

72

6

Sejarah Indonesia

72

7

Bahasa Inggris

72

 

KELOMPOK B (UMUM)

 

1.

Seni Budaya

72

2.

Pendidikan Jasmani,Olahraga dan kesehatan

72

 3.

Prakarya dan Kewirausahaan

72

 4.

Muatan Lokal

-

 

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan Akademik:

 

1.

Geografi

72

2.

Sejarah 

72

3.

Sosiologi 

72

4.

Ekonomi 

72

 

Mata Pelajaran pilihan:

 

1.

Biologi 

72

2.

Fisika

72

3.

Tik

72

KELOMPOK IIS

NO

MATA PELAJARAN

 

NILAI

 

KELOMPOK A (UMUM)

 

1

Pendidikan Agama Islam

 

 

  1. Al-Qur’an Hadits

72

 

  1. Aqidah Akhlaq

72

 

  1. Fiqih

72

 

  1. Sejarah Kebudayaan Islam

72

2

PKn

72

3

Bahasa Indonesia

72

4

Bahasa Arab

72

5

Matematika

72

6

Sejarah Indonesia

72

7

Bahasa Inggris

72

 

KELOMPOK B (UMUM)

 

1.

Seni Budaya

72

2.

Pendidikan Jasmani,Olahraga dan kesehatan

72

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

72

4.

Muatan Lokal

-

 

KELOMPOK C (PEMINATAN)

Peminatan Akademik:

 

1.

Matematika

72

2.

Biologi

72

3.

Fisika

72

4.

Kimia

72

 

Mata Pelajaran pilihan:

 

1.

Sosiologi

72

2.

Geografi

72

3.

Tik

72

  1. Nilai rata-rata kepribadian (kelakuan, kerajinan, dan kerapian)  pada semester genap kelas XII minimal B (baik).
  2. Kehadiran peserta didik di Madrasah pada semester gasal dan semester genap kelas XII minimal 90% dari jumlah hari efektif.
  3. Proses penentuan kriteria kelulusan dan/atau kelulusan berdasarkan hasil rapat bersama antara Kepala Madrasah, dewan guru, guru mata pelajaran/muatan lokal, wali kelas, dan guru Bimbingan Konseling.
  4. Nilai Madrasah diperoleh dari gabungan:
  1. Rata-rata nilai rapor semester I- VI dengan bobot 70%
  2. Nilai Ujian Madrasah dengan bobot 30% (Opsional)
  3. Nilai Akhir Madrasah diperoleh dari Nilai Raport semester 1- 6.
  1. Mutasi Peserta Didik
    1. S Al Hidayah Borong menentukan persyaratan pindah/mutasi peserta didik sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah, melalui suatu mekanisme yang obyektif dan transparan antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut :

       Mutasi Masuk:

  1. Menunjukkan surat pindah dari Madrasah/sekolah asal
  2. Menunjukkan rapot asli dari madrasah/sekolah asal yang telah direkomendasi oleh instasi terkait.
  3. Memenuhi persyaratan administrasi

Mutasi Keluar:

  1. Mempunyai alasan yang jelas dan dibenarkan dengan surat permohonan orangtua
  2. Menunjukkan surat pernyataan diterima dimadrasah yang menjadi tujuan mutasi.
  3. Mengisis surat pernyataan untuk tidak kembali kemadrasah asal
  4. Memperoleh rekomendasi dari instasi yang terkai

Organisasi dan manajemen[edit]

DATA ORGANISASI DAN MANAJEMEN

 

  1. Visi dan Misi
  1. Visi Madrasah

Visi MAS Al-Hidayah Borong terwujudnya Madrasah yang baik (berilmu, amalia,ilmiah dan berkarakter)

  1. Misi Madrasah

Untuk mencapai visi diatas, maka madrasah mengemban Amanah sebagai berikut:

  1. Menumbuh kembangkan sikap dan amaliah keagamaan islam dalam kehidupan sehari-hari
  2. Aplikasi nilai nilai ajaran islam dalam setiap aktifitas madrasah
  3. Mewujudkan siswa yang memiliki karakter yang Tangguh untuk menghadapi persaingan global
  4. Menumbuhkan dan meningkatkan minat baca dan tulis
  5. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif, sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki
  6. Meningkatkan pencapaian prestasi akademik dan non akademik
  7. Mengembangkan kemampuan berbahasa arab dan berbahasa inggris untuk siswa
  8. Meningkatkan sarana prasarana untuk meningkatakan pencapaian prestasi akademik dan non akademik
  9. Memberdayakan lingkungan madrasah sebagai sumber belajar
  10. Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh stakeholder madrasah dan komite madrasah
  11. Membangun citra madrasah sebagai mitra terpercaya Masyarakat
  12. Menciptakan lingkungan madrasah yang aman, sehat, bersih dan indah
  1. Tujuan madrasah

Adapun tujuan MAS Alhidayah Borong adalah sebagai berikut:

  1. Terjadinya ukhuwah islamiyah antara peserta didik, guru, kepala madrasah dan lingkungan Masyarakat
  2. Terciptanya kedisiplinan, serta prestasi belajar peserta didik dibidang akademik dan non akademik
  3. Terwujudnya guru dan pegawai yang berkualitas baik di bidang akademik dan keterampilan serta tanggung jawab dibidangnya
  4. Menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, pandai bersyukur dan mendekatkan diri kepada Allah SWT
  5. Tersedianya sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung penyelenggaraan Pendidikan secara maksimal

 

  1. Struktur organisasi

pada saat ini MAS Al-Hidayah Borong e mempunyai struktur organisasi yang digunakan untuk mendefinisikan hirarki serta jalur kordinasi antara pegawai/pendidik dan tenaga kependidikan dengan maksud agar bisa tercapai tujuan yang terstruktur dan terorgansisir .

 

FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PENGELOLA MADRASAH

  1. KEPALA MADRASAH SELAKU EDUKATOR

Kepala madrasah berfungsi dan bertugas sebagai educator, manajer,administrator dan supervisor, pemimpin/leader innovator, motivator.

  1. Kepala Madrasah sebagai educator bertugas melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien
  2. Kepala madrasah selaku manajer

Mempunyai tugas:

  • Menyusun perencanaan
  • Mengorganisasikan kegiatan
  • Mengarahkan kegiatan
  • Mengkoordinasikan kegiatan
  • Melaksanakan pengawasan
  • Melakukan evaluasi terhadap kegiatan
  • Menentukan kebijaksanaan
  • Mengadakan rapat
  • Mengambil keputusan
  • Mengatur proses belajar mengajar
  • Mengatur administrasi, ketatausahaan,siswa,ketenagaan, sarana prasarana dan keuangan.
  • Mengatur organisasi siswa intra madrasah (osim)
  • Mengatur hubungan sekolah dengan Masyarakat dan instansi terkait.
  1. KEPALA MADRASAH SELAKU ADMINISTRATOR

Bertugas menyelenggatrakan administrasi

  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Pengarahan
  4. Pengkoordinasian
  5. Pengawasan
  6. Kurikulum
  7. Kesiswaan
  8. Ketatausahaan
  9. Ketenagaan
  10. Kantor
  11. Keuanagan
  12. Perpustakaan
  13. Laboratorium
  14. Bimbingan konseling
  15. UKS
  16. OSIM
  17. Media
  18. Gudang
  1. KEPALA MADRASAH SELAKU SUPERVISOR

Bertugas menyelenggarakan supervise mengenai:

  • Proses belajar mengajar
  • Kegiatan bimbingan dan konseling
  • Kegiatan ekstrakurikuler
  • Kegiatan ketatausahaan
  • Kegiatan kerja sama dengan Masyarakat dan instansi terkait
  • Sarana dan prasarana
  • Kegiatan OSIM
  1. KEPALA SEKOLAH SELAKU PEMIMPIN/LEADER
  • Dapat dipercaya jujur dan bertanggung jawab
  • Memahami kondisi guru, karyawan, dan siswa
  • Memiliki visi dan memahami misi madrasah
  • Mengambil keputusan urusan interen dan ekstern madrasah
  • Membuat mencari dan memilih gagasan baru
  1. KEPALA MADRASAH SEBAGAI MOTIFATOR
  1. Melakukan pembaharuan dibidang:
  1. KBM
  2. BK
  3. Ekstrakurikuler
  4. Pengadaan
  1. Melaksanakan pembinaan guru dan karyawan
  2. Melakukan pembaharuan dalam menggali sumberdaya di KOMITE Madrasah dan Masyarakat
  1. KEPALA MADRASAH SEBAGAI MOTIVATOR
  1. Mengatur ruang kantor yang kondusif untuk bekerja
  2. Mengatur ruang kantor yang kondusif untuk KBM
  3. Mengatur ruang laboratgorium yang kondusif untuk praktikum
  4. Mengatur ruang perpustakaan yang kondusif untuk belajar
  5. Mengatur halaman/lingkungan yang sejuk dan teratur
  6. Menciptakan lingkungan madrasah yang harmonis sesama guru dan karyawan
  7. Menciptakan hubungan kerja yang harmonis antar Madrasah dan lingkungan
  8. Menerapkan prinsip penghargaan dan hukuman dalam melaksanakan tugasnya, kepala madrasah dapat mendelegasikan kepada wakil kepala 

 

  1. WAKIL KEPALAMADRASAH

Wakil Kepala Madrasah membantu Kepala Madrasah dalam kegiatan-kegiatan

sebagai berikut:

A.  Menyusun perencanaan ,membuat program kegiatan dan pelaksanaan  program

  • Pengorganisasian
  • .Pengarahan
  • Ketenagaan
  • Pengkoordinasian
  • Pengawasan
  • Penilaian
  • Identifikasi dan Pengumpulan Data
  • Penyusunan Laporan

 

Wakil Kepala Madrasah bertugas membantu Kepala Madrasah dalam urusan•

Urusan sebagai berikut:

a. KURIKULUM

I.   Menyusun dan menjabarkan kalender pendidikan

2.    Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran

3.    Mengatur penyusunan program pengajaran (program semester), Program Satuan Pelajaran, dan persiapan mengajar penjabaran  dan penyesuaian kurikulum.

4.     Mengatur  pelaksanaan kegiatankurikulerdanekstrakurikuler

5.     Mengatur pelaksanaan program penilaian criteria kenaikan Kelas criteria kelulusan, danJaporan kemajuan belajar siswa,serta Pembagian Raport dan S'Tl'B

6.      Mengatur pelaksanaan program perbaikan dan Pengajaran

7.    Mengatur pemanfaatan l.ingkungans ebagai sumber belajar

8.      Mengatur pengernbangan MGMPP dan koordinato rmata Pelajaran

9.      Mengatur Mutasi Siswa

10.   Melakukan Supervisi administrasi dan akademis

11  . Menyusunl aporan

b. KESISWAAN

1. Mengatur program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling

2.  Mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Kepramukaan,  Kesehatan dan Kerindangan)

3.  Mengatur dnamembina program kegiatan OSIS meliputi: Karya Ilmiah Remaja(KlR),Usaha Kesehatan Sekolah (UKS),Patroli Keamanan Sekolah (PKS)

4.  Mengatur Program Pesantren Kilat

5.  Menyusun dan mengatur pelaksanaan pemilihan siswa Teladan Madrasah

6.  Menyelenggarakn Cerdas Cennat, olahraga prestasi

7. Menyeleksi calon untuk diusulkan mendapatkan beasisw

 

  • SARANA PRASARANA

I    Merencanakan kebutuhan prasarana untuk menunjan gProses Belajar Mengajar

2.   Merencanakau Program pengadaannya

3.    Mengatur pemanfaatan sarana dan prasarana

4.   Mengelola perawatan perbaikanan pengisisan

5.     Mengatur pembukuannya

6.   Menyusun Laporan

 

  • HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT

1.   Mengatur dan mengembangkan hubungan dengan KOMITE MADRASAH

Dan peran KOMITE MADRASAH

2.    Menyelenggarakan bakti sosial dan karyawisata

3.   Menyelenggarakan pameranhasil pendidikan Madrasah (Gebyar Pendidikan)

4.   Menyusun Laporan

  • KETERAMPILAN

I. Mengatur pelaksanaan scleks isiswa keterampilan

2  .Menyusun pembagian tugas guru keterampilan dan jadwal pelaksanaan

3. Menjalin kerjasama dengan pihak luar untuk Praktek Kerja Lapangan

4.Menyelenggarakan Kunjungan lndustri

5.Menyclcnggarakan ujian akhir ketcrampilan

6.Menyusun laporan

 

 

 

 

3.  GURU

Guru bertanggung jawab kepada Kepala Madrasah dan mempunyai tugas

Rnelaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien. Tugas dan tanggung jawab seorang guru,r neliputi:

  1. Membuat Perangkat Pembelajaran: -
  • KTM
  • ProgramTahunan/Semester
  • Program satuan pelajaran Program Rencana Pengajaran Program Mingguan Guru
  • LKS

B.    Melaksanakan Kegiatan pembelajaran

C.    Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, Ulangan           umum, ujiana khir.

D.   Melaksanakananalisishasilulanganharian

E.    Menyusun dan melaksanakan program perbaikan danPengayaan

F.    Mengisi daftar nilai siswa

G   .Melaksanakan kegiatan Membimbing (pengimbasan pengetahuan)

Kepada guru lain dalam proses belajar mengajar

H.   Mernbuat alat pelajaran/ alat peraga

I.      Menumbuhkcmbangkansikapmenghargaikaryaseni

J.      Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan Kurikulum

 

K.   Melaksanakan tugas tertentu di Madrasah

   L.   Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya

M.    Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa

N.   Mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai Pelajaran

0.    Mengatur kebersihan ruang kelas danruan gpraktikum

P.      Mengurnpulkan danmenghitung angkakredit unruk Kenaikan pangkatnya

 

4.  WALIKELAS

Wali kelas membantu KepaJa Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

A. Pengelolaan kelas

B. .Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi

1 . Denah tempat duduk siswa

2.  Papana bsensi

3.  Daftar pelajaran kelas

4. Daftar piket kelas

5.  Buku absensi siswa

6.  Buku pelajaran I bukukelas

7.  Tata tertib

C    .Penyusunan pembuatan statistic bulanan siswa

D. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa( Leger) E.   Pembuatan catatan k.husus tentang siswa

F.     Pencatatan mutasi siswa

G.   Pengisisan bukul aporanpenilaian hasil belajar

H.  Pernbagian bukul aporan penilaian basil belajar

 

S.  GURU BIMBINGAN DAN KONSELlNG

Bimbingan dan konseling membantu Kepala Sokolah daJam kegiatan-

Kegiatan sebagai berikut:

  1.  Penyusunan program dan pelaksanaan bimbingan konseling

B……Koo.rdinasi dengan Wali kelas dalam rangka mengatasi masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar

C .Memberikan Jayanan danbimbingan kepada siswa agar lebih berp.restasi dalam kegiatan belaja.r

D .Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan

E. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling

F.Menyusuns tatistik hasil enilaian bimbingan dan konseling

G.  Melaksanakan kegiatan analisis hasile vaJuasi belajar

H. Menyusun  dan melaksanakan program indakl anjut bimbingan dan konseling

I.   Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling

 

6.PUSTAKAWAN SEKOLAH

Pustakawan sekolah membantu Kepala Sokolah dalam kegiatan- kegiatan

Sebagai berikut

 

A.  Perencanaan pengadaan buku-buku/bahan pustaka /media elektronika

B. Pengurusan pelayanan perpustakaan

C.   Perencanaan pengambangan perpustakaan

D. Pemeliharaan dan perbaikan buku-buku/ bahan pustaka/media elektronika

E.Inventarisasi dan pengadministrasian buku buku dan bahan pustaka /media elektronika

F.Melakukan pelayanan bagi siswa,guru,dan tenaga kependidikan lainnya, serta masyarakat

G. Penyimpanan buku buku perpustakaan /media elektronika

H. Menyusun tata tertib perpustakaan

I.Menyusunl apora npelaksaan kegiatan perpustakaan secara berkala

 

7.  KEPALA  LABORATORIUM

Pengelola laboratoriurn membantu Kepala Sokolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

A. Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratoriurn

B.  Menyusun jadwal dan tata tertib pengunaan laboratorium

C. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratoriurn D. Memelihara dan perbaikan alat-alatl aboratorium

E .Inventarisasi dan pengadministrasian peminjaman alat-alat laboratorium

F.   Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium

8.  KEPALA TATA USAHA

Kepala Tata Usaha Sekolah melaksanakan ketata usahaan sekolah dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

A.  Penyusunan program kerja tata usaha sekolah

B.   Pengelolaan keuangan sekolah

 C.  Pengurusan administrasi ketenagaan dan siswa

D.Pembinaan danpengembangan karir pegawai tata usaha sekolah

E.  Penyusunan adrninistrasi pelengkapan sekolah

F.  Penyusunan dan penyajian data/statistic sekolah

G. Mengkoordinasi dan melaksanakan 7K

H. Penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketata usahaan secara berkala

Foto - Foto Madrasah

Surat Rekomendasi

Pemda Provinsi Lihat
Kemenag Kab/Kota Lihat
Pemda Kab/Kota Lihat
Kemenag Provinsi Lihat

RTTPM

Pelaksanaan Kurikulum Lihat
Jumlah Peserta Didik Lihat
Jumlah dan kualifikasi GTK Lihat
Sarana dan Prasarana pendidikan Lihat
Rencana pembiayaan pendidikan Lihat
Proses pembelajaran Lihat
Sistem evaluasi pembelajaran dan program Lihat
Organisasi dan manajemen Lihat

Data Tanah

Data Tanah Lihat